Minggu, 1 Agustus 21

Marak Modus Penipuan Lelang Online, Ini Pesan Pegadaian

Marak Modus Penipuan Lelang Online, Ini Pesan Pegadaian
* Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani.(Foto: Pegadaian)

Jakarta, obsessionnews.com – Masyarakat diminta hati-hati jika mendapatkan informasi tentang lelang atau penjualan barang dengan harga murah terkait maraknya modus penipuan lelang online melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, SMS maupun pengiriman pesan melalui WhatsApp (WA).

Dikutip dari siaran pers yang diterima obsessionnews.com Rabu (21/7/2021), Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani mengatakan, pihaknya sering menerima laporan masyarakat tentang lelang mobil, emas, barang elektronik, maupun barang berharga lainnya.

Modusnya bermacam-macam. Selain mengatasnamakan perusahaan Pegadaian, bahkan foto pribadinya pun disalahgunakan dan nomor WA-nya beberapa kali dimanipulasi untuk melakukan tindak penipuan.

“Beberapa waktu lalu ada masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus lelang mobil dengan harga yang sangat murah,” kata Basuki.

Ia berpesan agar masyarakat waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran barang dengan harga yang tidak wajar.

Basuki menuturkan, ada beberapa kemungkinan buruk atas penawaran barang dengan harga yang sangat murah. Pertama, tindak penipuan murni, barangnya tidak ada, dan korban hanya diberikan iming-iming palsu. Kedua, barangnya ada namun dipalsukan misalnya mobil dengan dokumen aspal, emas palsu, atau barang-barang rekondisi. Dan kemungkinan ketiga, barang yang ditawarkan merupakan hasil kejahatan. Semuanya merugikan korban, mulai kerugian keuangan bahkan bisa berakibat hukum karena dinilai melakukan tindak pidana penadahan.

Selanjutnya Basuki meminta agar masyarakat berhati-hati dan waspada. Ia membagi tips untuk agar terhindar dari tindak penipuan, yaitu pastikan informasinya benar dan masuk akal, kemudian cek apakah informasi tersebut berasal dari sumber yang tepercaya, serta lakukan ricek dengan mengonfirmasi kepada sumber informasi yang sebenarnya atau instansi yang dicatut namanya.

“Dalam situasi yang sulit saat ini, banyak orang mencari cara untuk bertahan hidup dan menghalalkan segala cara. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan waspada. Selain itu tidak mudah tergiur dengan harga murah dan mentransfer uang secara gegabah. Selalu lakukan cek dan ricek atas informasi yang kita terima,” tandasnya. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.