Jumat, 24 September 21

Marak Kasus Penggelapan, Menkop Khawatir Koperasi Ditinggal

Marak Kasus Penggelapan, Menkop Khawatir Koperasi Ditinggal
Tangerang, Obsessionnews РMenteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Koperasi di kementerian yang ia pimpin. Pembentukan salah satu direktorat baru itu sebagai respon atas banyaknya kasus penggelapan dana koperasi  yang dilakukan oleh pengurusnya sendiri.
“Mudah-mudahan akhir tahun ini, kami bisa sederhanakan organisasi yang ada di Kemenkop dan UKM dan bisa menambah 1 kedeputian yang khusus mengurusi soal Koperasi Simpan Pinjam itu,” ujar Menkop Puspayoga saat menjadi pembicara dalam acara Kongres Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia di Tangerang, Kamis (28/5/2015).
Menkop mengatakan sesuai dengan namanya, Ditjen Pengawasan Koperasi akan melakukan fungsi pengawasan terhadap koperasi yang sudah diakui pemerintah. Selama ini kata Puspayoga belum ada satu lembaga khusus yang diberi tugas tersebut.
Dengan munculnya kasus-kasus di berbagai daerah turut mempengaruhi opini negatif masyarakat terhadap koperasi. Ia melanjutkan kalau hal ini terus dibiarkan maka lambat laun masyarakat tidak akan tertarik lagi masuk anggota koperasi.
“Inilah yang saya katakan bahwa banyak koperasi yang tidak bagus ini membuat wajah koperasi tidak baik, walaupun banyak koperasi Indonesia yang baik-baik,” tutur Menkop.
Puspayoga mengaku sebanyak 62 ribu lebih koperasi sudah dikeluarkan dari database Kemenkop dan UKM alias dibubarkan. Sebab ditengarai koperasi-koperasi tersebut banyak yang melakukan kegiatan bisnis di luar norma koperasi.
“Dan mudah-mudahan koperasi yang sudah kita keluarkan data koperasi sebanyak 62 ribu itu, koperasi yang selama ini berperan tidak sesuai dengan norma koperasi,” terangnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.