Jumat, 6 Desember 19

Marah, Erdogan Tak Hadiri Pemakaman Muhammad Ali

Marah, Erdogan Tak Hadiri Pemakaman Muhammad Ali
* Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Louisville, Obsessionnews – Ada peristiwa menarik perhatian publik saat prosesi pemakaman legenda tinju dunia Muhammad Ali. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang datang bersama Menteri Agama Turki Mehmet Gormez, meninggalkan acara tersebut, meski rangkaian prosesi pemakaman belum selesai.

Sebenarnya, Erdogan memenuhi janjinya untuk hadir dalam rangkaian prosesi pemakaman Muhammad Ali. Ia secara khusus melakukan penerbangan menuju Louisville, Kentucky, kota kelahiran Ali, untuk memberikan penghormatan terakhir, Kamis (9/6/2016) lalu.

Namun malamnya, usai mengikuti doa bersama, Erdogan terbang kembali ke Turki pada Kamis malam. Padahal, seperti dilansir laman DailyMail, Erdogan dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian acara yang digelar sepanjang hari di Louisville, Jumat (10/6/2016).

Kepulangan Erdogan itu ternyata buntut dari kemarahannya. Ia yang dijadwalkan memberikan sambutan, nyatanya dicoret dari daftar dengan alasan keterbatasan waktu. Bahkan dari kabar yang beredar mengatakan, panitia penyelenggara pemakaman pun menolak niat Erdogan untuk meletakkan kain dari Ka’bah di atas kafan yang membalut jenazah Ali.

Tak hanya itu, permintaan Erdogan agar Menteri Agama Turki Mehmet Gormez membaca bagian dari ayat Al-Quran dalam acara tersebut juga tak bisa diwujudkan. Para pengawal Erdogan juga dikabarkan sempat terlibat pertengkaran dengan otoritas dinas rahasia AS ketika berada di Louisville.

Setelah peristiwa itu, Erdogan lantas meninggalkan AS. Ia memilih melanjutkan aktifitasnya dengan mengikuti acara buka puasa bersama warga Meskhetian Turks, sebuah kelompok etnis asli Turki yang terusir dari kampung halaman di era Stalin pada tahun 1940-an.

“Ini bukan soal siapa mereka, ini semata-mata karena kami tak memiliki kesempatan yang cukup untuk memberikan kesempatan kepada mereka,” kata Jurubicara keluarga Ali, Bob Gunnell. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.