Rabu, 20 Oktober 21

Mapolda Sumbar Tahan Gempa, Dilengkapi Shelter dan Helipad

Mapolda Sumbar Tahan Gempa, Dilengkapi Shelter dan Helipad

Padang, Obsessionnews – Gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) yang terjadi 2009, gedung Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) rusak. Meski rusak, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, meskipun pelayanan dilakukan tidak di satu tempat.

Pasca gempa terjadi, pelayanan berada di 19 kantor yang tersebar di Kota Padang. Setelah tujuh tahun gempa 2009, gedung Mapolda Sumbar yang baru siap ditempati setelah diresmikan Rabu (16/3).

“Mulai hari Kamis besok, seluruh pelayanan sudah ada di gedung baru ini yang selama ini tersebar di 19 titik kantor yang ada di Kota Padang,” kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Brigadir Jenderal (Brigren) Polisi Basarudin saat peresmian Mapolda Sumbar, Rabu (16/3).

Biaya pembangunan yang anggaran sebesar Rp 162 Milyar ini sudah dirancang aman gempa. Selain operasional pelayanan kepada masyarakat, juga difungsikan sebagai tempat evakuasi apabila terjadi gempa yang diiringi tsunami.

Pemerintah sudah memperhitungkan gedung Mapolda Sumbar ramah gempa. Apabila gempa terjadi yang diiringi tsunami gedung Mapolda Sumbar adalah satu gedung yang dipersiapkan tahan gempa berkekuatan 9 SR.

“Saat situasi dimana sudah kolaps akibat gempa dan tsunami pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan. Salah satunya pelayanan kamtibmas. Alasan itulah kenapa gedung Mapolda Sumbar dibangun ramah gempa, supaya bisa memberikan pelayanan apabila sewaktu-waktu terjadi gempa dan tsunami,” kata Suprapto kepada obsessionnews.com.

Selain gedung Mapolda Sumbar, gedung yang dipersiapkan tahan gempa, Kantor Gubernur Sumbar, RSUP M Djamil Padang dan Kantor Dinas Prasana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Provinsi Sumbar.

“Keempat gedung ini harus tetap bisa berfungsi memberikan pelayanan dalam situasi gempa dan tsunami,” ujar Suprapto.

Sementara itu, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarkam) Polri, Inspektur Jenderal (Irjan) Polisi Putut Eko Bayuseno saat peremian Gedung Mapolda Sumbar, Rabu (16/3) berharap keberadaan shelter dapat difungsikan saat dibutuhkan. Untuk itu kebradaannya harus disosialisasikan agar masyarakat mengetahui gedung Mapolda juga memiliki shelter yang dapat difungsikan sebagai tempat evakuasi apabila terjadi gempa yang diiringi stunami.

Sementara itu, Basarudin menjelaskan bahwa shelter yang dipersiapkan di bagian atas lantai lima bisa dimanfaatkan masyarakat saat dibutuhkan, seperti pada saat terjadi gempa yang diiringi stunami. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.