Rabu, 25 November 20

Mantul! Investasi Triwulan III 2020 Naik Meski di Tengah Pandemi

Mantul! Investasi Triwulan III 2020 Naik Meski di Tengah Pandemi
* Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia (Foto : Ist)

Jakarta, Obsessionnews.com – Banyak pihak meragukan bahwa realisasi investasi pada triwulan III 2020 akan memble akibat pandemi. Namun faktanya justru sebaliknya. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan III 2020 sebesar Rp209 triliun atau justru tumbuh 8,9 persen.

Menurut Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menuturkan untuk realisasi investasi secara kumulatif sejak Januari – September 2020 mencapai Rp611,6 triliun. Nilai tersebut setara dengan 74,8 persen dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp817,2 triliun di tahun ini.

“Banyak orang ragu di awal bahwa realisasi investasi di tahun 2020 karena pandemi. Mereka perkirakan hanya mentok di sekitaran Rp600 – Rp700 triliun dan dibilang kita (BKPM) terlalu optimis,” ungkap Bahlil dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/10/2020).

Untuk komposisi realisasi investasi pada triwulan III 2020 yaitu Penanam Modal Asing (PMA) sebesar Rp106,1 triliun dan dari Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp102,9 triliun. Sementara secara kumulatif pada triwulan I – III 2020 untuk PMA sebesar 301,7 triliun dan PMDN sebesar Rp309,9 triliun.

“Kalau kita lihat secara triwulanan ini tumbuh 8,9 persen dan secara year on year tumbuh 1,6 persen” lanjutnya.
Sementara itu realisasi investasi berdasarkan kepulauan, untuk wilayah Jawa pada triwulan III 2020 realisasi investasinya sebesar Rp98,6 triliun atau setara 47,2 persen dari total realisasi. Kemudian untuk wilayah di luar Pulau Jawa mencapai Rp110,4 triliun atau 52,8 persen. Sedangkan secara kumulatif realisasi investasi di Jawa mencapai Rp307,5 triliun atau setara 50,3 persen dari total akumulasi. Sementara untuk realisasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp304,1 triliun atau setara 49,7 persen.
“Investor baik dari dalam atau luar negeri dalam tempatkan investasinya tidak fokus di Jawa tapi di luar Jawa juga meningkat, artinya pembangunan infrastruktur yang dibangun pada 5 tahun kemarin sekarang udah terlihat dampaknya,” tuturnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.