Sabtu, 25 Januari 20

Mantan Dirjen Migas, Kaget Jokowi Naikkan Harga BBM Subsidi

Mantan Dirjen Migas, Kaget  Jokowi Naikkan Harga BBM Subsidi

Jakarta- Mantan Dirjen Minyak dan Gas, ESDM, Kardaya Warnika, kaget, Presiden Jokowi menaikkan harga BBM bersubsidi. Terlebih lagi, saat harga minyak dunia sedang anjlok.

“Keputusan pemerintah tersebut akan menjadi yang pertama kali dalam sejarah Indonesia, di mana kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan di saat harga minyak dunia justru sedang terjun bebas. Jadi ini pertama kali dan aneh,,” ujar Kardaya, yang kini Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika itu.

Apa yang direncanakan pemerintah Jokowi tersebut di luar prediksi mantan Dirjen Migas itu. Pasalnya, selama ini pemerintah justru menurunkan harga BBM saat harga minyak dunia juga turun.

Contohnya, China yang menurunkan harga jual BBM di SPBU pada 1 November lalu. Ini adalah ketujuh kalinya sejak Juli China menurunkan harga BBM-nya karena harga minyak mentah internasional terus merosot.

“Memang indikator perubahan harga BBM itu ada dua, selain harga minyak dunia juga karena nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), tapi ini tidak relevan,” tegasnya.

Dirincikannya, selisih harga minyak dari yang tercantum di APBN-P 2014 dengan harga minyak sekarang yang ada di kisaran US$ 74,29 per barel sebesar 30 persen. Sementara di sisi lain. Pelemahan nilai tukar rupiah dijelaskannya sebesar 5 persen.

Related posts