Senin, 4 Juli 22

Manchester United: Dari Klub Raksasa Tradisi Juara, Jadi Klub Terendah

Manchester United: Dari Klub Raksasa Tradisi Juara, Jadi Klub Terendah
* Manchester United saat digunduli Crystal Palace 4-0. (Getty/Goal)

Kasihan, Manchester United (MU) dari klub raksasa di Inggris menjadi klub kalahan, bahkan digunduli Klub kelas bawahnya dengan skor 4-0.

Manchester United menutup musim dengan kekalahan saat berhadapan dengan Crystal Palace. Alih-alih mengobati luka parah saat mereka diluluhlantakkan Brighton and Hove Albion 4-0, The Red Devils malah menelan dua kekalahan beruntun menuju akhir musim.

Nelangsa Manchester United, dari klub klub tradisi juara, kini tutup musim dengan kekalahan dan ragam rekor yang bikin malu fansnya.

Melawan Palace, Setan Merah tak sanggup melakukan recovery di babak kedua setelah tertinggal gol dari eks pemainnya sendiri, Wilfried Zaha, di menit ke-35.

Dengan rentetan hasil negatif sepanjang kampanye 2021/22, pasukan Ralf Rangnick harus puas menutup musim di bawah para bebuyutan sengit mereka seperti Manchester City, Liverpool dan Arsenal.

Man United mendekam di peringkat keenam klasemen akhir, ‘hanya’ meraih 16 kemenangan, sepuluh hasil seri dan merasakan 12 kekalahan, dengan menghimpun 58 poin sepanjang musim ini.

Parahnya, sebagaimana dibeberkan Opta, perolehan poin Man United itu merupakan yang paling rendah dalam sejarah mereka berkancah di Liga Primer Inggris.

Separah-parahnya kubu Old Trafford menutup musim dengan perolehan poin terendah, terjadi pada musim 2013/14, itu pun angkanya masih hampir dua kali lipat dibandingkan hasil musim ini [64 poin].

Ironisnya, di edisi 2013/14, Man United menorehkan 64 poin tetapi finis di peringkat ketujuh, tak lebih baik dari pencapaian di kampanye sekarang.

Selain itu, Opta juga mengungkapkan bahwa Man United mengulangi rekor buruk mereka lebih dari tiga dekade silam.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
Untuk pertama kalinya sejak musim 1989/90 [-1], Man United gagal menuntaskan musim di kasta teratas dengan satu pun selisih gol positif [0]. Musim ini, mereka memproduksi 57 gol, tapi juga kebobolan dengan jumlah yang sama. Seakan melengkapi musim boborok Setan Merah di edisi 2021/22.

Beruntung Man United, bagaimanapun hancurnya musim mereka, paling tidak masih bisa merasakan kancah Eropa musim depan, ‘meski’ hanya tampil di ‘liga malam Jumat’ atau Liga Europa. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.