Sabtu, 2 Juli 22

Makan Paprika Bisa Cegah Penyakit Jantung

Makan Paprika Bisa Cegah Penyakit Jantung
* Paprika. (Klikdokter)

Penyakit jantung (kardiovaskular) menjadi penyebab kematian pertama di dunia. Penyakit jantung bisa menyerang orang-orang lanjut usia maupun  yang berusia lebih muda.

Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang. Nah, konsumsi paprika dinilai amat baik untuk organ jantung.

Bagaimana faktanya? Apakah benar paprika dapat menurunkan risiko penyakit jantung? Berikut adalah penjelasan:

Manfaat paprika untuk kesehatan jantung
Suatu penelitian di Italia menemukan bahwa mengonsumsi paprika secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Penelitian yang dimuat di Journal of American College of Cardiology pada tahun 2019 tersebut melaporkan bahwa manfaat konsumsi paprika berdiri secara independent dan tidak berhubungan dengan diet Mediterania.

Seperti yang selama ini diketahui, diet Mediteranie terkenal paling baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Menurut para peneliti, orang dapat memiliki jantung sehat dengan mengonsumsi paprika, tanpa menerapkan diet Mediterania secara keseluruhan.

Para peneliti dari Istituto Neurologico Mediterraneo Neuromed, Italia, ini menelaah lebih dari 22 ribu subjek pria dan wanita, dengan mendata pola makan mereka dari tahun 2005-2010.

Mereka menemukan, orang yang rutin makan paprika lebih dari empat kali dalam seminggu punya risiko kematian akibat penyakit jantung 34 persen lebih rendah dibanding orang yang jarang atau tidak pernah makan paprika.

Sepaham dengan penelitian di Italia, sebuah studi besar di Tiongkok juga mengonfirmasi bahwa konsumsi makanan pedas, termasuk paprika, dapat menurunkan kematian akibat penyakit jantung iskemik sebesar 22 persen.

Data terbaru dari Amerika juga menunjukkan bahwa konsumsi paprika merah dapat menurunkan risiko kematian akibat segala penyebab sebesar 13 persen.

Masih Diperlukan Penelitian Lebih Lanjut
Terlepas dari hasil yang menggembirakan tersebut, para peneliti dari Italia mengaku belum dapat menemukan mekanisme yang pasti bagaimana konsumsi paprika dapat berkontribusi terhadap kesehatan jantung.

Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lanjutan terkait hal tersebut.

Para ahli lainnya juga menyarankan untuk menunggu rekomendasi konsumsi makanan pedas dalam menyehatkan tubuh.

Menurut mereka, penelitian tersebut masih memerlukan tinjauan lebih dalam sebelum dapat direkomendasikan kepada masyarakat agar lebih banyak mengonsumsi makanan pedas seperti paprika.

Namun, Anda tetap dapat memperoleh manfaat paprika untuk kesehatan. Yang penting, simpanlah paprika dengan baik agar lebih awet dan nutrisinya lebih terjaga.

Simpan paprika seperti Anda menyimpan semua bumbu kering di dapur. Anda dapat menyimpannya dalam wadah kedap udara, jauh dari panas dan cahaya. Anda juga bisa menyimpan di lemari es hingga dua bulan.

Paprika aman jika Anda menggunakannya dalam jumlah tertentu yang diperlukan untuk memasak. Selain untuk kesehatan jantung, paprika juga dapat mencegah kanker, obesitas, serta meringankan nyeri. (Klikdokter/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.