Minggu, 24 Oktober 21

Majalah Tempo Dilaporkan GMHBI ke Bareskrim Polri

Majalah Tempo Dilaporkan GMHBI ke Bareskrim Polri

Jakarta, Obsessionnews – Majalah Tempo dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) atas dugaan melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 47 Ayat (1) UU No 10/1998 tentang Perbankan.

Laporan tersebut, terkait tulisan investigasi Majalah Tempo edisi 19-25 Januari itu dilaporkan GMBI pada 22 Januari 2015, yang berjudul ‘Bukan Sekedar Rekening Gendut’.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie menyampaikan, laporan itu masih dalam tahap penyelidikan, dan penyidik telah berkoordinasi dengan Dewan Pers untuk meminta pendapat mengenai kasus ini apakah ada unsur pidananya atau tidak.

“Sementara dalam tahap penyelidikan ya dan kita telah koordinasi dengan Dewan Pers terkait kewenangan Dewan Pers untuk menentukan apakah ada pidana atau tidak,” ujar Ronny di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/3/2015).

Menurut Ronny, penyidik Bareskrim masih menunggu hasil kajian Dewan Pers setelah kemarin, Selasa 3 Maret 2015 pihaknya mendatangi Dewan Pers untuk meminta keterangan anggota Dewan Pers sebagai saksi ahli.

“Sesuai dengan kewenangan, Dewan Pers itu kan menentukan sebuah fakta atau kegiatan jurnalistik sesuai UU pers apakah ada pidana disana, Dewan Pers nanti akan jadi ahli sebagai saksi ahli dan keterangan ahli,” ujarnya.

Ronny menjelaskan kasus ini bermula dari adanya laporan dari LSM GMBI yang melaporkan adanya perbuatan merugikan yang berkaitan dengan pemberian data-data yang menjadi rahasia perbankan yang diberitakan oleh Tempo.

Menurut Ronny, data perbankan tersebut bersifat rahasia. Data yang dimaksud GMBI itu adalah Laporan Hasil Analisis keuangan milik Komjen Pol Budi Gunawan yang menjadi acuan bukti KPK dalam menetapkan Kepala Lemdikpol itu menjadi tersangka.

“Apabila fakta yang dilaporkan ada pidana, maka kita akan tindak lanjuti. Kita mengajak dari Dewan Pers yang menjadi saksi ahli,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.