Kamis, 20 Januari 22

Mahfud Tidak Setuju Madura Jadi Negara Bagian

Mahfud Tidak Setuju Madura Jadi Negara Bagian

Jakarta, Obsessionnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tidak setuju jika Madura menjadi negara bagian. Sebab, hal itu jelas bertentangan dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia, dan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Indonesia adalah negara kesatuan sehingga tidak boleh ada negara bagian‎,” ujar Mahfud, dalam akun Twitternya, Minggu (26/7/2015).

Menurut Mahfud, sejak awal Madura sudah bertekad diri menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karenanya, tidak dibenarkan jika ada wacana Madura ingin menjadi negara bagian.


“Sejauh yang saya dalami di Madura memang ada tekad menjadi bagian dari NKRI. Tapi bukan negara bagian dari Indonesia,” terangnya.

Sebelumnya, pada saat acara ‎Musyawarah Besar IV Masyarakat Madura di Gedung Cakra Universitas Trunojoyo, Madura, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (25/7/2015)‎ muncul wacana agar Madura lepas dari Jawa Timur dan mendirikan provinsi baru.

Dasar pertimbangannya adalah agar Madura lebih maju dalam hal pengolahan sumber daya alam. Namun, lama-lama wacana itu kemudian berkembangan di masyarakat, hingga sampai ada yang mewacanakan agar Madura menjadi negara bagian.

Sebagai tokoh Madura, Mahfud juga berpendapat untuk memajukan Madura tidak harus mendirikan provinsi baru. Sebab, mendirikan provinsi itu prosesnya tidak gampang, butuh pembahasan dan pertimbangan yang matang. Terlebih, belum tentu semua orang Madura setuju dengan wacana tersebut,

‎”Ya, karena belum diusulkan, makanya dimubeskan. Selain belum semua orang setuju kalau Madura jadi provinsi,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.