Rabu, 22 September 21

Mahfud MD Apresiasi Keberanian Hakim Vonis Ahok Dua Tahun

Mahfud MD Apresiasi Keberanian Hakim Vonis Ahok Dua Tahun
* Mahfud MD.

Jakarta, Obsessionnews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengapresiasi keberanian majelis hakim memvonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang terbukti secara sah melakukan penodaan agama.

Menurut Mahfud, keputusan hakim itu tentu punya pertimbangan dan dasar hukum kuat yang diambil dari fakta-fakta persidangan. ‎Yakni berdasarkan surat dakwaan, dan juga keterangan saksi dan ahli dan bukti-bukti lain.

‎”Menurut saya, hakim sudah profesional sudah melakukan itu. Dan  tentu itu sepenuhnya menurut hukum hakim memutus itu tidak perlu dipersoalkan,” ujar Mahfud saat dihubungi, Selasa (9/5/2017).

Mahfud juga meyakini, dalam menjalankan tugasnya hakim sudah independen. ‎Meski sebelumnya banyak pihak yang pesimis Ahok akan hukum lebih dari tuntutan yang diajukan jaksa. Termasuk adanya dugaan intervensi dari kekuasaan untuk memvonis bebas Ahok.

“Sampai tadi malam saya coba-coba cari informasi, pemerintahpun Pak Jokowi tidak ikut-ikut ingin memengaruhi. Dibiarkan begitu saja terserah hakim. Saya kira ini perkembangan bangus menurut saya. Putusan itu sudah dijatuhkan dan kita semua agar menerima sebagai fakta hukum,” jelas Mahfud.

Menurut Mahfud, jika ada yang tidak terima dengan putusan hakim maka bisa mengajukan banding. Namun, yang bisa mengajukan banding hanya jaksa dan kuasa hukum Ahok. Masyarakat dalam aturan hukum tidak bisa mengajukan banding.

Seperti diketahui Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto mengatakan, Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan penodaan agama. Hakim bahkan memerintahkan agar Ahok segera ditahan. “Pidana penjara selama dua tahun, menetapkan agar terdakwa ditahan,” ujar Dwiarso saat membacakan putusan sidang di auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (9/5).

Ahok didakwa dengan pasal 156a tentang penodaan agama dengan pasal 156 KUHP sebagai alternatif. Dalam tuntutannya, jaksa menghilangkan pasal penodaan agama untuk Ahok. Ancaman hukuman lima tahun penjara juga dihilangkan dan Ahok hanya dituntut satu tahun dengan masa percobaan dua tahun. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.