Senin, 14 Oktober 19

Mahathir akan Mundur dari Jabatan Perdana Menteri

Mahathir akan Mundur dari Jabatan Perdana Menteri
* Anwar Ibahim dan Mahathir Mohamad

Berjiwa negarawan, Mahathir Mohamad dengan suka rela segera mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri (PM) Malaysia. Mahathir akan menyerahkan jabatan kepada Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim pada pertengahan 2020 mendatang.

Situs CNN melaporkan, pernyataan ini disampaikan Anwar seusai mengikuti tahlilan 28 hari kepergian mendiang Presiden RI Ke-3 BJ Habibie di Jakarta pada Rabu (9/10).

Anwar mengatakan bahwa penyerahan kekuasaan itu sesuai dengan kesepakatan dia dan Mahathir sebelum gelaran pemilihan umum Malaysia Mei 2018 lalu.

Meski demikian, Anwar tidak bersedia menjelaskan tanggal dan bulan pengambilalihan jabatan PM itu akan berlangsung.

Semasa kampanye pemilu tahun lalu, Mahathir dan Anwar sepakat bersatu dalam koalisi Pakatan Harapan untuk mengalahkan mantan Perdana Menteri, Najib Razak, dan koalisi berkuasa saat itu, Barisan Nasional.

Karena saat itu Anwar masih berada di penjara, Mahathir berjanji akan menjadi PM sementara jika menang pemilu.

Malaysia Macan Asia Baru!
PM Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan Visi Kemakmuran Bersama 2030 (WKB2030) dapat menempatkan Malaysia sebagai Macan Asia baru di tahun 2030.

“Visi ini akan menjadikan Malaysia meraih kembali kepercayaan dari pasar dan investor yang akan menempatkan Malaysia sebagai Macan Asia Baru,” kata Mahathir ketika meluncurkan WKB2030, Sabtu (5/10).

Situs Bernama melaporkan, Mahathir menggambarkan WKB2030 sebagai visi dan hadiah untuk generasi sekarang dan akan datang, karena akan membawa pertumbuhan yang lebih adil.

Dia mengatakan cetak biru untuk arahan negara dari 2021 hingga 2030 adalah menjadikan Malaysia sebagai negara yang terus tumbuh secara berkelanjutan dengan distribusi kekayaan yang adil terhadap setiap seluruh kelompok etnis dan daerah di negara Asia Tenggara ini.

Selain itu, tuturnya, akan menciptakan harmoni sosial dan stabilitas politik. Mahathir mengatakan tujuan visi untuk menyediakan standar hidup yang layak untuk semua warga Malaysia pada tahun 2030 yang sejalan dengan Agenda 2030 PBB. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.