Rabu, 8 Desember 21

Mahasiswa Universitas Ternama di Singapura Kunjungi BCA

Mahasiswa Universitas Ternama di Singapura Kunjungi BCA
* Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja bersama para mahasiswa Singapore Management University di Kantor Pusat BCA, Jakarta, Selasa (5/5/2015).(Foto: Edwin/obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Salah satu universitas ternama di Singapura, Singapore Management University (SMU), mengadakan kegiatan SMU Study Mission Republic of Indonesia, mengunjungi tiga kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung, tanggal 3-12 Mei 2015. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 mahasiswa.

Para mahasiswa SMU mendapat kesempatan mengunjungi Kantor Pusat PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) dan mengunjungi berbagai ruangan Halo BCA di Wisma BCA BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (5/5/2015).
Di Kantor Pusat BCA para mahasiswa SMU mendapat presentasi tentang BCA dari Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Kepala Divisi Perencanaan dan Keuangan BCA Raymon Yunarto, Head of Marketing Communication of BCA Esther Meliana, Senior Manager Electronic Banking BCA Martinus Robert Winata.

BCA 2

Jahja Setiaatmadja membeberkan secara gamblang rahasia di balik kesuksesan BCA menjadi bank terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga se-Asia Tenggara, yakni belajar, belajar, dan belajar. (Baca: Mengukuhkan BCA Sebagai Bank Swasta Terkemuka)

“BCA mencoba mencari tahu kebutuhan dari masyarakat dan memberikan berbagai sarana dan kebutuhan untuk masyarakat dengan service yang sebaik-baiknya. Di era kompetisi yang semakin ketat, maka untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan, bukan lagi karena harga murah, tetapi karena kualitas yang prima, terutama kualitas pelayanan,” katanya. (Baca: Presdir BCA Raih ‘Best of the Best Individual Achievers bidang Ekonomi’)

Raymon Yunarto menyuguhkan presentasi How BCA Consistenly Delivery Value. Sementara Esther Meliana memaparkan periode 1955-1980 BCA memulai bisnis bank di Jakarta, memberikan produk yang relevan dengan pasar, yakni menabung, kredit, dan lain-lain. Kemudian meningkatkan ke saluran elektronik melalui produk kartu kredit, ATM, dan debit (1990-2003). Memasuki era digital BCA memberikan pelayanan digital banking dan digital marketing melalui media sosial (2003-2015).

Esther mengatakan, dunia digital akan saling terhubung satu dengan yang lain. BCA tidak ingin ketinggalan, salah satunya membangun channel di media sosial untuk berkomunikasi dengan nasabah dan promo digital. Dunia digital bergerak dengan cepat dan akan semakin pesat, maka BCA membuat komitmen digital marketing sejak tiga tahun yang lalu.

“Di era digital seperti ini komunikasi dapat terjadi melalui dua arah. Dan dengan digital kita bisa membuka diri dan menerima respon langsung dari nasabah,” tuturnya.

Robert menerangkan kenapa BCA terus terus berinovasi mengembangkan produk perbankan, terutama digital banking, di antaranya channel yang beralih untuk mengurangi biaya yang tinggi, mempertahankan daya saing bisnis sebagai akibat dari perbaikan terus-menerus, dan memenuhi kebutuhan perbankan nasabah yang beragam.

“BCA mengelola 10 juta transaksi setiap harinya. Pertumbuhan transaksi digital banking lebih tinggi dibanding transaksi di kantor cabang atau ATM,” ujar Robert.

Sementara Low Asik Mengs selaku Associate Proffesor SMU mengungkapkan apresiasinya kepada BCA karena telah memberikan edukasi kepada mahasiswa SMU. “Semua itu adalah informasi yang menakjubkan,” katanya.

Setelah mendengarkan presentasi di Kantor Pusat BCA, mahasiswa SMU bertolak ke Wisma BCA BSD City. Mereka memperoleh penjelasan tentang Halo BCA. Halo BCA sebagai customer service BCA juga mengalami revolusi pelayanan, berawal dari hotline centre, service centre, hingga solution centre. Dan sejak 2014 memasuki fase engagement centre, di mana Halo BCA tak lagi hanya menunggu panggilan nasabah, tapi kini juga aktif menghubungi nasabah, seperti menyampaikan info-info perbankan dan menyurvei nasabah seputar layanan BCA. Halo BCA menjadi tempat untuk engage dengan nasabah dan semua bisa beres hanya melalui Halo BCA. (Baca: Kemudahan Layanan Digital, MyBCA Buka Sampai Jam 10 Malam)

Pengalaman nasabah ketika menghubungi Halo BCA juga ditingkatkan dengan menghadirkan layanan video call dan video bankin. Dengan demikian nasabah bisa melakukan tatap muka langsung atau teleconference dengan agen Halo BCA melalui layar monitor secara real time.

Karena perubahan wajah tersebut, BCA diganjar berbagai prestasi. Tahun 2006, BCA hanya menempati urutan ke-20 di Indonesia, lalu meraih 2012 Best in CC in The World, dan 2014 Best in Mega CC in The World. (Baca: BCA Raih ‘Best Private Sector Achievers’)

Setelah itu, mahasiswa SMU melakukan kunjungan ke berbagai ruangan Halo BCA yang berada di lantai 1 hingga 4 Wisma BCA BSD City. Suasana kantor yang nyaman, bersih, dan rapi membuat mereka sangat terkesan. Terakhir mereka membubuhkan kalimat dan tanda tangan sebagai kenang-kenangan mengunjungi. (Gia)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.