Rabu, 8 Desember 21

Mahasiswa Sumbar di Yaman Minta Segera Dievakuasi

Mahasiswa Sumbar di Yaman Minta Segera Dievakuasi

Padang, Obsessionnews – Mahasiswa asal Sumatera Barat (Sumbar) yang kuliah di Yaman, berharap segera di akibat situasi yang memanas di Yaman. Asyam Hafizd salah seorang mahasiswa asal Padang, mengaku kesulitan keluar dari tempat tinggal di Aden, Yaman.

“Sebelumnya anak saya Asyam sudah berusaha keluar lewat pelabuhan, akhirnya kembali ke tempat tinggalnya, karena kondisi pelabuhan sudah tidak memadai,” kata orangtua Asyam Hafidz Edi Asman Karim kepada wartawan ketika menjemput anaknya pulang sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Gunung Pangilun, Kota Padang, Selasa (7/4).

Edi Asman Karim mengetahui kondisi anaknya demikian, ia selalu berkomunikasi setiap hari melalui WhatshApp. Bahkan kondisi yang direkam anaknya lewat WhatshApp Selasa (7/4) sekitar pukul 11:00 WIB, masih terdengar ledakan bom dan suara tembakan dari dekat tempat tinggal anaknya.

Mahasiswa yang kuliah di Kampus Al Baihan, Aden, Jurusan Dirasah Islamiyah Semester 4 itu tinggal bersama 24 mahasiswa lain asal Sumbar. Mereka bertahan dalam rumah, dalam kondisi serba minim.

“Meski kebutuhan makan mencukupi, mereka butuh air bersih dan listrik. Air dan listrik dalam keadaan mati total,” ujar Edi.

Selain air dan listrik mati, menurut keterangan Asyam Hafidz kata Edi, di wilayah mereka tinggal keamannya kurang terkontrol.
Pemerintah diharapkan supaya mengevakuasi mereka dari Aden, karena mereka merupakan aset bangsa ke depan.

Lebih lanjut Edi Asmar mengatakan, Asyam Hafidz bersama 24 orang mahasiswa asal Sumbar yang ada di Aden, Yaman, satu universitas dan di fakultas yang sama. Asyam Hafidz sendiri kuliah di Kampus Al Baihan, Aden, Jurusan Dirasah Islamiyah Semester 4. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.