Minggu, 24 Oktober 21

Mabes Polri Tangkap Dua Tersangka Perdagangan Manusia

Mabes Polri Tangkap Dua Tersangka Perdagangan Manusia

Jakarta, Obsessionnews – Mabes Polri menangkap dua tersangka perdagangan manusia atau Human Trafficking dengan korban berjumlah 12 orang. Didalam aksi itu korban diiming-imingi gaji delapan Dolar perhari di wilayah Pasific Selatan, Republik Fiji.

Kanit IV (trafficking) Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum), Bareskrim Polri, AKBP Arie Dharmanto mengatakan tersangka Budi Isnandar alias Budi dan Purwanto diringkus di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (8/3).

“Korban direkrut untuk bekerja di Republik Fiji dengan gaji 8 dolar perhari,” ujar Arie, Senin (9/3/2015).

Selain itu, Ari menjelaskan, korban di iming-imingi perkerjaan untuk menjadi tenaga kerja yang direkrut pada Desember 2014 lalu. “Korban dijanjikan kerja ke Republik Fiji untuk proyek membuat jalan raya sebagai tenaga sopir, opertor Eksavator,” terangnya.

Para korban, lanjut Ari, diberangkatkan ke Republik Fiji dengan melalui jalur Bandara Juanda menuju Pontianak pada 23 Januari 2015. “Korban kemudian ditampung selama 12 hari. Pada tanggal 4 Februari masuk ke Malasia melalui Entikong dilanjutkan ke Bandara Kucing, Serawak  Ke Kuala Lumpur. Pada tanggal 6 Januari diterbangkan ke Fiji dengan transit di Hongkong,” katanya.

Setibanya di Fiji, kata Ari, para korban dipekerjakan sebagai kuli dengan gaji 4 dolar Fiji. Para korban diketahui tidak dibekali visa kerja, perjanjian kerja, asuransi dan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN).

“Selanjutnya korban ditangkap oleh Imigrasi Fiji dan diserahkan ke KBRI Fiji di Suva. Korban dipulangkan ke Indonesia dan melapor ke Bareskrim pada tanggal 4 Maret,” tutur dia.

Ari menambahkan, kedua tersangka yang saat ini telah ditangkap mengakui telah mengirim korban ke Fiji tanpa visa kerja dan lainnya. Kedua tersangka juga tak memiliki ijin sama sekali untuk pengiriman tenaga kerja.

“Dalam hal melakukan giat dimaksud (trafficking), tersangka bekerja dengan WN Malaysia yang bernama Muas Abdullah. Penyidik hingga kini masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan adanya tersangka lain dalam kasus ini,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.