Rabu, 8 Februari 23

Lulung Siap Iris Kupingnya, Jika…

Lulung Siap Iris Kupingnya, Jika…
* Abraham Lunggana alias Lulung.

Jakarta, Obsessionnews – Setelah ramai pemberitaan soal janji Kepala Bidang Advokasi DPP Gerindra, Habiburokhman, yang akan terjun bebas dari atas Monumen Nasional (Monas) jika  relawan ‘Teman Ahok’ mampu mengumpulkan data KTP hingga 1 juta formulir, kini ada lagi model janji serupa.

Kali ini janji semacam itu diucapkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung.

Lulung bernazar akan mengiris telinganya jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berani menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke pengadilan. Rupanya, Lulung bernazar karena kesal dengan ulah Ahok yang terus meragukan audit BPK terhadap pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Lulung pun menantang Ahok untuk benar-benar menggugat BPK ke pengadilan.

“Kalau dia berani, bilang Ahok, gue potong kuping gue. Haji Lulung minta dipotong kalau dia berani ke pengadilan tuntut BPK, potong kuping gue,” kata Lulung di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2016).

Tak cuma memotong telinganya, bahkan Lulung bersama ribuan relawannya akan turut mengantar Ahok ke pengadilan jika dia mengajukan gugatan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI dilakukan pada akhir tahun 2014 dengan nilai yang mencapai Rp 755 miliar. Rencananya lahan yang dibeli itu akan digunakan untuk pembangunan RS kanker dan jantung.

Hanya saja pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK untuk Provinsi DKI tahun 2014, BPK menduga ada indikasi kerugian daerah Rp 191 miliar dalam proses pembelian lahan tersebut. Alhasil, Ahok pun dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi dan telah dimintai keterangan selama 12 jam pada Selasa lalu. (Fath@imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.