Senin, 10 Agustus 20

Luhut: Emangnya Prabowo Saja yang Sayang Negeri Ini?

Luhut: Emangnya Prabowo Saja yang Sayang Negeri Ini?
* Luhut Binsar Pandjaitan. (foto istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan geram pada calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto, yang menyebut pemerintah Jokowi tunduk tak berdaya kepada asing. Ini terkait relaksasi daftar negatif investasi atau DNI pada paket kebijakan ekonomi ke-16.

Ada puluhan bidang usaha, yang bisa dikuasai asing hingga 100 persen seperti yang ramai diberitakan. Menurut Luhut, ada salah persepsi. Paket kebijakan itu adalah kebijakan pemerintah untuk menyejahterakan rakyat.

Namun, sayangnya Prabowo dianggap hanya asal komentar tanpa membaca¬† dulu aturannya. “Makanya baca dulu baik-baik baru berkomentar. Jadi kalau sudah kita baca baik-baik komentari. Kita tidak ingin rakyat kita susah,” kata Luhut di Istana Negara, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Segala kebijakan pemerintah, muaranya adalah kesejahteraan rakyat. Bahkan menurut dia, paket kebijakan ke-16 justru melindungi usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).

“Memangnya hanya kamu (Prabowo) saja yang sayang sama negeri ini? Kita juga sayang kok sama negeri ini,” kata Luhut.

Pemerintah sebelumnya menerapkan kebijakan baru terkait investasi asing di Indonesia. Dari total 54 bidang, 25 Bidang Usaha di antaranya bisa 100 persen investasi Asing. Kebijakan terhadap investasi asing tersebut berlaku di 8 sektor.

“Jadi tidak semua di keluarkan dari DNI untuk mengundang asing,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan alasan dikeluarkannya 54 bidang usaha dari DNI adalah untuk mempermudah perizinannya karena kurang peminat.

Ia menyebut, dari 53 bidang usaha tersebut, pemerintah baru memastikan 25 bidang usaha yang terbuka untuk 100 persen investasi asing. Namun, di sisi lain, penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga bisa 100 persen.

DNI final hasil relaksasi 2018 akan dimuat dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2017. Ditargetkan, aturan itu bisa diselesaikan pada akhir pekan ini. Adapun 25 Bidang Usaha yang bisa 100 persen investasi Asing terdapat pada 8 sektor.

Berikut daftarnya:

Sektor Kominfo

Jasa sistem komunikasi data
Penyelenggarakan jaringan telekomunikasi tetap
Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi bergerak
Penyelenggaraan jasa telekomunikasi layanan content
Pusat layanan informasi atau call center dan jasa nilai tambah telepon lainnya
Jasa akses internet
Jasa internet telepon untuk kepentingan publik
Jasa interkoneksi internet (NAP), jasa multimedia lainnya

Sektor ESDM

Jasa konstruksi migas
Jasa survei panas bumi
Jasa pemboran migas di laut
Jasa pembotan panas bumi
Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi
Pembangkit listrik >10 MW
Pemeriksaan dan pengajuan instalasi tenaga listrik atas instalasi penyediaan tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi atau ekstra tinggi

Sektor Kesehatan

Industri farmasi obat jadi
Fasilitas pelayanan akupuntur
Pelayanan pest control/fumigasi

Sektor Perhubungan

Angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek, angkutan pariwisata dan angkutan jurusan tertentu sektor Perhubungan
Angkutan moda laut luar negeri untuk penumpang (tidak termasuk cabotage) sektor Perhubungan

Sektor Ketenagakerjaan

Pelatihan kerja (memberi, memperoleh, meningkatan, mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja antara lain meliputi bidang kejuruan teknik dan engineering, tata niaga, bahasa, pariwisata, manajemen, teknologi informasi, seni dan pertanian yang diarahkan untuk membekali angkatan kerja memasuki dunia kerja).

Sektor Pariwisata

Galeri Seni
Galeri Pertunjukan Seni

Sektor Perdagangan

Jasa survei / jajak pendapat masyarakat dan penelitian pasar

Sektor Kehutanan

Pengusahaan pariwisata alam berupa pengusahaan sarana, kegiatan, dan jasa ekowisata di dalam kawasan hutan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.