Senin, 18 Oktober 21

Luar Biasa! Ternyata KTP Untuk Ahok Kalahkan 11 Parpol

Luar Biasa! Ternyata KTP Untuk Ahok Kalahkan 11 Parpol

Jakarta, Obsessionnews – Komunitas relawan Teman Ahok kini tengah menjadi buah bibir masyarakat. Popularitasnya melejit bak anak panah lepas dari busurnya setelah resmi mengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Heru Budi Hartono di Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen, Senin (73/2016). (Baca: Ahok Gandeng Heru Jadi Calon Wagub DKI)

Ahok tak menjadi anggota partai politik (parpol) manapun setelah angkat kaki dari Partai Gerindra tahun 2014. Gubernur DKI ini sejak tahun lalu mengutarakan keinginannya maju sebagai calon gubernur (cagub) di Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Untuk itu ia membutuhkan dukungan sejuta KTP. (Baca: Anton Medan: Ahok-Heru Duet Dahsyat)

Keinginan Ahok disambut hangat oleh sekelompok anak muda yang sebagian besar pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ahok di Pilkada DKI 2012. Mereka membentuk komunitas Teman Ahok, dan sejak Juni 2015 bergerilya mengumpulkan KTP.

Bukan hal yang mudah meyakinkan warga menyerahkan KTP untuk mendukung Ahok. Namun, Teman Ahok pantang menyerah. Berkat kerja keras para relawan ini berhasil memperoleh banyak KTP. Hingga Minggu (6/3/2016) telah terkumpul 774.452 KTP. (Baca: PDI-P Gak Jelas, Ahok Nekat Lewat Jalur Independen)

Nah, di hari Minggu itulah Ahok mengadakan pertemuan dengan Teman Ahok di rumahnya. Teman Ahok minta kepastian siapa yang akan mendampingi Ahok. Ahok dalam kesempatan itu mengungkapkan masih berharap dapat berduet lagi dengan Djarot Saiful Hidayat, politisi PDI-P dan Wakil Gubernur DKI. Namun, Teman Ahok tak setuju karena belum ada kepastian dari PDI-P melepas Djarot untuk maju lewat jalur independen.

Ahok lantas menyodorkan nama Heru Budi Hartono, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI. Heru yang juga hadir di pertemuan itu menyatakan kesediaannya berduet dengan Ahok. Dan sebagai konsekuensinya ia akan berhenti sebagai pegawai negeri menjelang didaftarkan di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Teman Ahok menyetujui pilihan Ahok itu. (Baca: Netizen: Ahok Jangan Mau Diperbudak Partai!)

Keesokan harinya, Senin (7/3), Teman Ahok secara resmi mengumumkan mengusung duet Ahok-Heru. Dan di hari pula jumlah KTP bertambah sebanyak 3.505, sehingga totalnya menjadi 777.957.

Perolehahan KTP sebanyak itu sungguh luar biasa! Ternyata KTP untuk Ahok tersebut mengalahkan perolehan suara 11 parpol peserta Pemilu 2014 di DKI. Yakni, Partai Gerindra sebesar 592.568 suara, PPP (452.224 suara), PKS (424.400 suara), Golkar (376.221 suara), Partai Demokrat (360.929 suara), Hanura (357.006 suara), PKB (260.159 suara), Nasdem (206.117 suara), PAN (172.784 suara), PBB (60.759 suara), dan PKPI (42.217 suara).

Tinggal sebuah parpol yang masih berada di atas perolehan KTP untuk Ahok, yakni PDI-P (1.231.843 suara). (Baca: Semakin Kuat Desakan Ahok Maju Lewat Jalur Independen)

Sebenarnya perolehan KTP tersebut melewati syarat minimum pengumpulan KTP, yakni 532.000 KTP. Hal ini berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi pada September 2015 yang mengubah aturan persyaratan pencalonan kepala daerah bagi calon independen untuk Pilkada 2017. Sebelumnya calon independen berdasarkan persentase penduduk, lalu diubah cukup berdasarkan persentase daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilu sebelumnya. Untuk Provinsi DKI Jakarta, syarat minimalnya adalah 532.000 KTP.

Kendati demikian Ahok meminta Teman Ahok tetap mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Ahok beralasan apabila ada KTP yang diverifikasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok.

Ahok juga mendapat dukungan dari Partai Nasdem. Partai besutan Surya Paloh ini secara resmi mendeklarasikan dukungannya pada Ahok, Jumat (12/2) lalu. Dukungan Nasdem tanpa syarat, yakni dipersilakan maju lewat jalur independen dan memilih sendiri wakilnya. Nasdem membantu Teman Ahok mempercepat pengumpulan sejuta KTP. Nasdem membentuk muda-Muda Ahok yang bersinergi dengan Teman Ahok dalam pengumpulan KTP. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.