Jumat, 28 Februari 20

LTSHE dan PJU-TS Terangi Sumedang

LTSHE dan PJU-TS Terangi Sumedang
* Masyarakat miskin yang belum berlistrik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menerima bantuan 1.000 buah Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (4/4/2019). (Foto: Kementerian ESDM)

Sumedang, Obsessionnews.com – Masyarakat miskin yang belum berlistrik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menerima bantuan 1.000 buah Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selain itu Kementerian SDM juga memberikan bantuan 150 penerangan umum tenaga surya (PJU-TS) untuk menerangi fasilitas umum di Sumedang. Bantuan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk melistriki seluruh negeri. Bantuan simbolis diberikan oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana dan Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana di Sumedang, Kamis (4/4/2019).

 

Baca juga:

Zulkifli Hasan Dorong Tahu Sumedang Mendunia

Venue PON Tak Terganggu Bencana Sumedang

Jokowi Sidak ke RSUD Sumedang, Pantau Program BPJS

Wakil Bupati Sumedang Lapor SPT dengan E-Filing

 

“Ini hanya sebagian kecil dari komitmen pemerintah untuk melistriki negeri. Selain rasio elektrifikasi yang terus kita kejar, harga energi listrik pun harus terjangkau, sehingga masyarakat merasakan energi berkeadilan,” kata Rida Mulyana di sela-sela acara Sosialisasi Capaian Kinerja Sektor ESDM di Sumedang.

Dikutip obsessionnews.com dari situs Kementerian ESDM dalam acara itu Rida mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen melistriki seluruh negeri dengan tarif listrik terjangkau. Upaya ini dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu bagi masyarakat yang tinggal di wilayah atau desa yang dekat dengan instalasi tenaga listrik dengan cara perluasan jaringan listrik PLN dari desa berlistrik terdekat.

 

Pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen melistriki seluruh negeri dengan tarif listrik terjangkau

Cara kedua, bagi masyarakat yang tinggal bersama dalam wilayah atau desa, tetapi jauh dari instalasi tenaga listrik yang ada, solusinya adalah dengan pembangunan microgrid offgrid.

Cara terakhir, untuk masyarakat yang tinggal terpencar pada suatu wilayah/desa dan jauh dari instalasi tenaga listrik, cara melistrikinya adalah dengan memberikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Upaya melistriki masyarakat tersebut membuahkan hasil positif, di mana rasio elektrifikasi (perbandingan rumah tangga berlistrik dengan total rumah tangga) dari tahun ke tahun terus meningkat. Hingga akhir 2018 rasio elektrifikasi nasional mencapai 98,3%. Rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat bahkan lebih tinggi dari angka nasional, yaitu 99%, sedangkan Kabupaten Sumedang mencapai angka 99%.

 

Hingga akhir 2018 rasio elektrifikasi nasional mencapai 98,3%

Penyerahan LTSHE dan PJU-TS ini disambut gembira oleh masyarakat Sumedang. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan masih ada 5.054 rumah tangga miskin di Sumedang yang belum berlistrik. Ia berharap warganya tersebut dapat segera terlistriki mengingat ada ada beberapa lokasi yang ongrid maupun offgrid.

“Pemerintah Kabupaten Sumedang akan segera melakukan pendataan berdasarkan nama dan alamat calon penerima manfaat untuk akuntabilitas data penerima,” ujar Dony.

Saat ini sistem kelistrikan di Kabupaten Sumedang disuplai oleh GITET 500 kV Tasikmalaya dan PLTP Kamojang, PLTP Drajat dan PLTP Wayang Windu, ke depannya pemerintah bersama PT PLN (Persero) akan membangun PLTA Jatigede berkapasitas 2 x 55 MW dan direncanakan beroperasi komersial (COD) pada tahun 2020, serta PLTP Tampomas (45 MW) yang direncanakan beroperasi komersial tahun 2025. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.