Kamis, 8 Desember 22

LPDB Tingkatkan Kualitas SDM Pegawai Melalui Budaya Kerja

LPDB Tingkatkan Kualitas SDM Pegawai Melalui Budaya Kerja
* Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM, di kantornya, Jakarta, Senin (6/1/2020). (Foto: Pessy/ON)

Jakarta, Obsessionnews.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menerapkan budaya kerja pegawai yang dinamakan EPICS dalam rangka mewujudkan lembaga ini menjadi “Lembaga Terdepan dengan Kinerja Unggul dan Menjadi Benchmarking”. Terdapat 5 (lima) poin budaya kerja yang diterapkan dalam lingkungan LPDB-KUMKM, yakni Excellence, Professionalism, Integrity, Customer Focus, Synergy (EPICS).

“Ini jadi slogan bagus di tahun 2020 ini. Kita akan lakukan sama-sama, karena saya tidak bisa sendiri tanpa bantuan semuanya,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM, di kantornya, Jakarta, Senin (6/1/2020).

Braman menjelaskan excellence selalu berjuang untuk mencapai keunggulan dengan melakukan upaya perbaikan di segala bidang, professionalism artinya bekerja dengan tekun dan akurat sesuai kompetensi dengan kesungguhan maksimal. Sedangkan integrity yakni keteguhan menjunjung tinggi etika, kejujuran, kebijakan, serta peraturan lembaga yang tercermin dalam ucapan dan tindakan.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo menyampaikan paparan terkait program strategis 2020. (Foto: Pessy/ON)

Adapun customer focus di mana setiap pegawai diharapkan peka dan proaktif terhadap pemenuhan kebutuhan mitra/calon mitra dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk mengembangkan kebutuhan positif, saling menguntungkan, dan seimbang, serta membangun dan memastikan hubungan kerja sama yang proaktif, produktif, harmonis dengan kepedulian terhadap para stakeholder guna mencapai visi dan misi lembaga (synergy).

“Saya berharap bahwa slogan EPICS ini harus dihafal betul. EPICS ini merupakan simbol untuk memacu energi pegawai dalam menghadapi sebuah tantangan agar dapat melayani calon mitra kita dengan optimal,” papar Braman.

Menurut Braman, budaya kerja diterapkan agar setiap pegawai mampu menyesuaikan dan mengembangkan kapasitas diri terhadap era Revolusi Industri 4.0. Dengan budaya kerja ini diharapkan LPDB-KUMKM dapat menciptakan pegawai yang professional dan kompeten sehingga dapat menjadi great fighter dan survivor dalam menghadapi tantangan apapun.

“Di era ini, kinerja pegawai bukan hanya ditentukan dengan kehadiran tepat waktu dan pulang diatas jam kantor, tapi juga output yang dihasilkan,” ujar Braman.

Braman melanjutkan bahwa era digitalisasi saat ini memaksa manusia untuk merubah pola pikir dalam berhubungan satu sama lain. Perubahan yang signifikan terjadi pada bidang teknologi, menyebabkan perubahan juga pada bidang lain seperti ekonomi, sosial, dan politik. “Tentu hal ini juga akan mempengaruhi perubahan kebutuhan sumber daya manusia, padahal SDM merupakan kunci utama keberhasilan di Revolusi Industri 4.0 saat ini,” tukas dia.

Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin menambahkan bahwa budaya kerja ini sudah diterapkan sejak tahun 2017-2018, namun pada saat itu hanya berlaku terbatas. Pihaknya ingin budaya kerja ini dijalankan oleh seluruh pegawai guna meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

“Maksudnya untuk menanamkan budaya kerja dalam internal lembaga, yang dapat memberikan semangat kepada pegawai dalam menjalankan tugas masing-masing,” tandas Jaenal.

Dalam upaya meningkatkan SDM pegawai, LPDB-KUMKM akan meningkatkan program pelatihan bekerja sama dengan lembaga lain atau internal sendiri. Selain itu, pihaknya juga memberi kesempatan kepada pegawai untuk menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi. “Ini dalam rangka skill up pegawai. Jadi yang masih SMU sederajat bisa nanti kuliah, yang sudah sarjana bisa mengambil kuliah S2,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.