Senin, 19 April 21

LPDB Sasar Perguruan Tinggi Melalui Program Kewirausahaan

LPDB Sasar Perguruan Tinggi Melalui Program Kewirausahaan
* Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB-KUMKM) merancang program kewirausahaan guna memberikan akses permodalan bagi para wirausaha pemula di kalangan mahasiswa, alumni, termasuk star up. Untuk program yang tengah digodok itu, LPDB-KUMKM mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar. 

Program ini dilakukan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia, terutama yang memiliki program inkubator bisnis. Tahap pertama kerja sama melibatkan Universitas Prasetya Mulya di BSD, Tangerang karena kampus tersebut mempunyai program studi kewirausahaan dan mempunyai jaringan dengan beberapa universitas lain.

“Tentunya mahasiswa-mahasiswa yang di masuk di dalam inkubator bisnis perguruan tinggi itu kan sudah dididik dilakukan pembinaan oleh dosen. Ini menjadi suatu model yang bagus nantinya mereka akan memiliki jiwa entrepreneurship,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Sasaran program ini, yakni wirausaha pemuda pemula yang potensi usahanya bisa berkembang, telah memiliki inin usaha yang masih berlaku (IUMK), minimal sudah menjalankan usaha selama 6 bulan dan tidak lebih dari 3 tahun, usaha yang dibiayai bergerak di sektor usaha produktif, nawacita, bidang teknologi, dan informasi.

“Jika masih berstatus mahasiswa maka ada surat keterangan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang di dalam lingkungan kampus akademika tersebut,” papar Braman.

Untuk skema penyaluran terang Braman akan dilakukan melalui lembaga perantara keuangan (perbankan, perusahaan pembiayaan), karena nilai pinjaman relatif kecil  antara Rp50 juta hingga Rp200 juta, dengan ketetapan bunga maksimal 10 persen per tahun (efektif menurun). 

“Penyaluran ini tidak bisa langsung ke para pelaku UKM, tapi harus menggunakan pihak ketiga. Bunga saya patok maksimal di bawah 10 persen. Sebenarnya dari kita 5 persen, karena ada pihak ketiga tentu ada tambahan biaya untuk pemberian pinjaman, monitoring, dan penagihan,” ujar Braman.

Braman mengatakan program kewirausahaan LPDB-KUMKM sebagai salah satu program unggulan yang dipersiapkan untuk menyambut terbitnya UU Kewirausahaan. Diharapkan melalui program ini, ratio kewirausahaan nasional dapat meningkat menjadi 4-5 persen pada tahun 2018.

“Jadi ini sangat penting untuk dikembangkan lebih lanjut, dengan perguruan tinggi lain yang ok, kalau memang mereka bisa mengikuti,” tandasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.