Sabtu, 2 Juli 22

LPDB-KUMKM Siap Perkuat Ekosistem Bisnis KSP CU Keling Kumang

LPDB-KUMKM Siap Perkuat Ekosistem Bisnis KSP CU Keling Kumang
* Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo bersama Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto, serta Kepala Divisi Bisnis III LPDB-KUMKM Arief Hartanto melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat KSP CU Keling Kumang. (Foto: dok LPDB KUMKM)

Obsessionnews.com — Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) siap memperkuat ekosistem bisnis dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) Keling Kumang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Adapun perkuatan ekosistem bisnis KSP CU Keling Kumang ini akan dilakukan oleh LPDB-KUMKM melalui anak usaha KSP Keling Kumang yang bergerak di sektor riil yakni Koperasi Konsumen Keling Kumang Union yang merupakan hasil pemecahan entitas usaha baru (spin-off) dari KSP CU Keling Kumang.

Untuk memastikan ekosistem bisnis dari anak usaha KSP CU Keling Kumang berjalan dengan baik, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo bersama Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto, serta Kepala Divisi Bisnis III LPDB-KUMKM Arief Hartanto melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat KSP CU Keling Kumang.

Kemudian, rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan meninjau 3 (tiga) anak perusahaan KSP CU Keling Kumang, yakni Koperasi Konsumen Keling Kumang Union, Koperasi Jasa Ladja Tampun Juah, dan Koperasi Produsen Keling Kumang Agro. Ketiga koperasi tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Supomo mengatakan bahwa kunjungan ke KSP CU Keling Kumang ini merupakan rangkaian lanjutan dan upaya tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki beberapa waktu lalu ke Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Menurutnya, LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada koperasi-koperasi di seluruh Indonesia, termasuk berkunjung ke koperasi-koperasi potensial yang belum menjadi mitra LPDB-KUMKM seperti KSP CU Keling Kumang.

“Kami sengaja datang kesini bersama Tim Bisnis LPDB-KUMKM untuk melihat secara langsung kondisi lapangan. Dengan begitu, kami dapat mengetahui apa yang bisa kami follow up dari KSP CU Keling Kumang ini,” kata Supomo di Kantor KSP CU Keling Kumang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Rabu (18/5/2022).

Sebagai salah satu KSP terbesar di Provinsi Kalimantan Barat, Supomo mengakui bahwa dari sisi kinerja KSP CU Keling Kumang sudah berjalan dengan baik. Selain itu, dari sisi citra atau image, koperasi ini juga telah dikenal baik oleh masyarakat di Kalimantan Barat.

“Setelah kami keliling, KSP CU Keling Kumang ini bagus, baik sisi image maupun kinerja. Kami juga telah mengkonfirmasi ke beberapa instansi disini, memang koperasi ini tercatat memiliki image yang baik, sehingga Tim LPDB-KUMKM datang untuk menganalisa seluruh unit usahanya dan mendapatkan hasil positif (baik),” kata Supomo.

Setelah melakukan kunjungan lapangan, LPDB-KUMKM melalui Direktorat Bisnis akan melakukan verifikasi maupun analisa bisnis terhadap dokumen-dokumen maupun legalitas dari anak usaha KSP CU Keling Kumang.

“Kunjungan lapangan sudah dilakukan, maka dilanjut dengan pengecekan dokumen-dokumen yang diperlukan serta legalitasnya. Saya kira ini adalah prospek yang baik untuk bisnis LPDB-KUMKM dan KSP CU Keling Kumang untuk maju bersama,” lanjut Supomo.

Dalam pertemuan tersebut, Supomo menegaskan bahwa LPDB-KUMKM siap mendukung pengembangan bisnis sektor riil daripada anak usaha KSP CU Keling Kumang untuk tumbuh dan berkembang dalam memajukan perekonomian masyarakat.

“Untuk sektor simpan pinjam tidak kami support dulu untuk saat ini, namun untuk sektor riil-nya mudah-mudahan bisa kami dukung dari segi perkuatan permodalan,” kata Supomo.

Hal ini dilatarbelakangi, salah satu spin-off KSP CU Keling Kumang yakni Koperasi Konsumen Keling Kumang Union bergerak dalam bisnis sektor riil yakni penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan) dari petani kelapa sawit, pembibitan, hingga pusat Demontration Plot (Demplot) yang merupakan metode penyuluhan pertanian yang ditujukan kepada petani.

“Itu semua perlu didukung dari sisi pembiayaan, oleh sebab itu LPDB-KUMKM hadir untuk mensupport. Koperasi membutuhkan modal kerja yang tidak sedikit untuk perputaran bisnisnya, dan kami bisa memperkuat ekosistem bisnis yang sudah terbentuk,” jelas Supomo.

Sebagai informasi, sejak Maret 2021, Keling Kumang Group (KKG) bertransformasi menjadi Gerakan Credit Union Keling Kumang dengan menjadikan KSP CU Keling Kumang menjadi induk dari semua Gerakan termasuk spin-off (pemecahan entitas usaha baru) KSP CU Keling Kumang. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.