Sabtu, 1 Oktober 22

Longki Djanggola Perintahkan Pembangunan Huntara Dipercepat

Longki Djanggola Perintahkan Pembangunan Huntara Dipercepat
* Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola memimpin rapat bersama Satgas bidang Infrastruktur Arie Sutiadi , Kepala BPN, Kadis Bina Marga dan Tata Ruang dan Instansi Teknis Lainnya, Ruang Kerja Gubernur, Senin (15/10/2018). (foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.comGubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola memimpin rapat bersama Satgas bidang Infrastruktur Arie Sutiadi , Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kadis Bina Marga dan Tata Ruang dan Instansi Teknis Lainnya, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (15/10/2018).

Rapat tersebut dilakukan untuk membahas persiapan pembangunan hunian sementara (huntara) masyarakat yang rumahnya hilang dan lokasinya tidak mungkin dibangun lagi pasca gempa di Sulteng.

Pada kesempatan itu Ketua Satgas bidang Infrastruktur Tanggab Darurat Bencana Gempa Bumi dan Tsunami,  Arie Sutiadi, menyampaikan sesuai target yang diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa pembangunan huntara harus selesai selama dua bulan ke depan.

“Huntara yang akan dibangun terdiri dari hunian, sekolah darurat, pusat kesehatan masyarakat, tempat ibadah, koperasi, aula, sumber air bersih, penerangan jalan kawasan, TPA,  ruang terbuka publik, sirkulasi kendaraan dan signage,” ujar Arie dalam keterangan tertulisnya.

Untuk lokasi pembangunan huntara itu sudah ditetapkan, yakni di Kelurahan Duyu , Pengawu, Kelurahan Silae, Tipo, Tipo A, Buluri, Watusampu, Petobo, Kawatuna, Talisevalagune dan lokasi tersebut sudah dilakukan perencenaan pemanfaatan lokasinya . Penetapan dan pemanfaatan lahan sebagai kluster huntara ini hanya untuk pemakaian selama masa rehabilitasi dan rekontruksi berjalan (maksimal dua tahun).

Sementara itu Longki menyampaikan, agar pembangunan huntara ini dapat lebih cepat dilaksanakan pembangunannya dibikin serupa, supaya masyarakat yang mengungsi di tenda-tenda akibat rumahnya sudah hancur dan roboh dapat tinggal sementara di huntara.

“Pembangunan huntara dapat satu model, tidak berbeda beda,” katanya.

Untuk itu Longki berterima kasih kepada semua pihak yang telah bersedia membangun huntara untuk masyarakat yang mengungsi. Namun, dia berharap dapat membangun huntara sesuai dengan gambar dan model yang dibuat Satgas Infrastruktur. Tujuannya agar seluruh masyarakat pengungsi menerima hunian yang sama modelnya.

Dia menambahkan, seluruh instansi teknis dalam hal ini ESDM dan Kementerian Sosial dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang menempati  huntara . (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.