Kamis, 23 September 21

Linetrust International Bangun Bisnis Real Estate dengan Bunga Rendah

Linetrust International Bangun Bisnis Real Estate dengan Bunga Rendah
* Lembaga keuangan Linetrust International Offshore Limited telah berhasil melebarkan sayapnya ke benua Asia dan Afrika dengan konsentrasi bisnis manufaktur, real estate dan pendidikan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Urmila Contructions and Developers Private Limited adalah sebuah pengembang real estate dengan wilayah operasi di dan sekitar Jharkhand, salah satu Negara bagian yang berkembang dengan sangat pesat di India.

Di India, mereka sudah mengadakan asosiasi keuangan jangka panjang dengan Linetrust International Offshore Limited UK, untuk mendapatkan laba sebesar US$25 juta sebagai hutang yang didukung oleh asset jangka panjang untuk pengembangan proyek perumahan di India.

Direktur ATD Financial Service Limited dan DSA of Linetrust, Tn. Manoranjan Mohanty mengatakan, bahwa industri real estate merupakan barometer bangkitnya kembali atau kecenderungan menurunnya perekonomian.

‎Menurutnya, dengan pertumbuhan yang stagnan atau negatif di seluruh belahan bumi, pengembang real estate telah dipaksa untuk memperlambat proyek-proyeknya karena dana semakin berkurang. Dana yang tersedia merupakan dana dengan biaya tinggi dan hal ini berubah menjadi biaya pengembangan yang lebih tinggi.

“Effek domino membunuh industri dengan menumpuknya persediaan yang tidak terjual. Tetapi dengan Linetrust yang memberikan dana dengan biaya rendah untuk proyek real estate dan infrastruktur, para pengembang sekarang dapat mendapatkan jumlah yang lebih baik pada triwulan mendatang karena laba telah dipaksa mengalami penurunan pada dua tahun sebelumnya sejak terjadinya penurunan ekonomi di China,” paparnya, Sabtu (3/12/2016).

Sementara Tn. S K Choubey, selaku Direktur, Urmila Constructions and Developers Pvt. Ltd., mengatakan, berdasarkan rumus ekonomi ketika pasokan melebihi permintaan, perekonomian akan mengalami penurunan.

“Tetapi di India permintaan tidak pernah turun tetapi mutu dan alternative yang lebih murah telah semakin berkurang dan dengan naiknya harga tanah kami terpaksa menjual produk pada harga yang lebih tinggi,” tuturnya.

“Terima kasih kepada Linetrust dan visinya untuk membawa pendanaan dengan biaya yang lebih rendah ke negara-negara berkembang di Asia dan Afrika, sektor real estate melihat adanya cahaya cerah pada ujung terowongan,” tambahnya.

Linetrust International ingin membangun wilayah operasinya di koridor real estate dengan hutang dengan biaya rendah.

Tn. Manoj Todi, pemegang saham dan juru bicara Linetrust mengatakan, merupakan upaya pihaknya untuk memberikan sumber-sumber yang lebih murah untuk pendanan real estate dan proyek infrastruktur yang dapat merubah pertumbuhan ekonomi.

“Satu-satunya tujuan kami adalah membantu pertumbuhan,” ucapnya.

Nn. Mary Mam, pemegang saham lain yang menagani pasar dana hutang ASEAN berpendapat, bahwa semua ini akan membantu meningkatkan scenario di negara-negara berkembang yang memungkinkan sektor manufaktur dan infrastruktur yang sedang bertarung melawan biaya bunga yang selalu meningkat dan harga bahan mentah yang selalu naik yang mempengaruhi batas atas dan batas bawahnya.(Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.