Jumat, 22 Oktober 21

Lima Menteri Berdedikasi Raih Obsession Award 2016

Lima Menteri Berdedikasi Raih Obsession Award 2016

Jakarta, Obsessionnews – Pada malam penganugerahan Obsession Award 2016, Rabu (2/3), lima menteri mendapat penghargaan dalam kategori Best Individual Achievers categories: Ministers.

Mereka di antaranya menteri dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljiono, dan Menteri Parawisata Arief Yahya.

Tokoh-tokoh itu dianggap memiliki dedikasi yang luar bisa selama 1 tahun (2015) masa kerjanya. Tjahjo Kumolo dinilai sukses menyelenggarakan pilkada 2015 dan menyelesaikan UU Pilkada dan UU Pemda. Kader PDI-P juga ini memiliki ketegasan, dimana satu tahun mempimpin telah membatalkan 135 peraturan daerah yang bertentangan dengan UU lebih tinggi.

Hingga 5 Februari 2016 Tjahjo Kumolo telah mencabut 10.464 peraturan dari 43.600 yang dianggap menghambat investasi dan pelayanan masyarakat. Keberhasilan yang perlu diapresiasi juga yakni Ia telah membuat 17 nota kesepahaman (MoU), dan menerbitkan 3 Peraturan Presiden (PP). Bukan saja itu Tjahjo Kumolo dianggap punya nyali memberhentikan PNS yang melanggar hukum dan disiplin.

Momentum 12 tahun Men’s Obsession juga menilai Susi Pudjiastuti memiliki komitmen tinggi memberantas illegal fishing. Nyalinya dapat diajungi jempol, menghancurkan 157 kapal asing saat nilai tukar Nelayan (NTN) 2015 naik 106%. Sikapnya kontroversi mengakibatkan tangkapan nelayan langsung melonjak 7 juta ton 2015.

Komitmennya meningkatkan inovasi dalam pengelolaan anggaran lebih produktif telah menjadi poin tertentu menempatkan Susi Pudjiastuti layak menerima penghargaan Obsession Award 2015.

Tak bisa dipungkiri ternyata sepanjang 2015 Susi Pudjiastuti dapat menghemat anggaran Rp 1,5 triliun atau 15% dari pagu APBN Perubahan 2015 sebesar Rp 10,5 triliun. Anggaran itu akan digunakan 2016 untuk diperuntukan masyarakat seperti penyediaan kapal, penambahan jaringan apung dan alat tangkap.

Sementara itu, kehadiran Sosok Anies Baswedan dikementerian pendidikan dianggap juga telah memberi kontribusi pada peningkatan kecerdasan manusia. Bukan saja itu kebijakannya terhadap penguatan pelaku pendidikan nasional dan kebudayaan perlu diapresiasi.

Setahun menjabat Anies Baswedan telah meningkatkan mutu dan akses seperti reformasi Ujian nasional 2015, evaluasi K13, program belajar 12 tahun, Program Indonesia Pintar, gerakan PAUD berkualitas dan guru garis depan.

obsession1

Begitu pula Basoeki Hadimoeljiono sebagai menteri PUPR telah melakukan akselerasi percepatan pembangunan. Satu tahun kepemimpinanya Obsession Award menganggap Basoeki telah berhasil dalam bidang infrastruktur jalan, pelayanan air minum, sanitasi dan pemukiman kumuh serta rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rakyat (MBR). Keberhasilannya perlu diakui dalam membangun jalan tol Cikopo-Palimanan, jembatan Dr. Ir. Soekarno di Sulawesi Utara yang saat ini sedang beroperasi.

Program kerjanya sedang dipercepatjuga saat ini, jalan tol Trans Jawa 9 ruas, tol non-Trans Jawa 8 ruas, tol Sumatera (Bakauhuni-Aceh) 2.000 km, tol Manado-Bitung, dan jalan Balikpapan-Samarinda. Ia juga sedang membangun jalan trans di perbatasan Indonesia (Kalimantan -Malaysia) 771,36 km, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Bukan saja itu bagian Indonesia Timur juga membangun jalan tol di perbatasan NTT terdapat 6 ruas, sepanjang 171,56 km, dan perbatasan trans Papua 12 ruas mencapi 4.325 km. Selain itu Basoeki juga ternyata sudah membangun 13 waduk disektor perumahan rakyat. Sedangkan program sejuta rumah yang ia canangkan telah terbangun 512.928 unit tersebar diseluruh nusantara.

Lebih lanjut Menteri Parawisata Arief Yahya, kinerjanya pantas diapresiasiasi. Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Parawisata destinasi baru nyata berbuah hasil. Melalui branding Wonderful Indonesia yang mengalahkan Malaysia dan Thailan membuktikan kunjungan wisatawan mancanegara berhasil memberikan kontribusi Rp 163 triliun dari 10,017 juta orang selama 2015.

Sepanjang 2015 dunia parawisata menyumbang perekonomian nasional sebesar 4,23% dan menyerap 12,16 juta tenaga kerja. Bukan saja itu ternyata daya saing di dunia naik urutan ke-50 dari sebelumnya peringkat ke-70. Branding Wonderful juga memberikan kontribusi memuaskan, melejit ke urutan ke-47 dunia yang sebelumnya menempati posisi ke-144.

Kebijakannya memangkas sekat-sekat birokrasi dalam industri parawisata seperti kebijakan bebas visa dianggap memberi pengaruh secara signifikan dalam industri dan dunia parawisata Indonesia. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.