Kamis, 6 Oktober 22

Lima Lawan Lima, Perundingan Islah Golkar

Lima Lawan Lima, Perundingan Islah Golkar

Jakarta – Perselisihan dua kepengurusan di dalam tubuh Partai Golkar sampai saat ini masih terus bergulir, yaitu DPP Partai Golkar dari hasil Munas Golkar di Bali, Aburizal Bakrie (Ical) dengan kubu DPP Partai Golkar dari hasil Munas di Jakarta, Agung Laksono. Oleh karena itu, masing – masing kedua kubu tersebut dipertemukan untuk berunding agar temukan Islah (jalan damai).

Politisi senior dari Partai Golkar, Syarif Cicip Soetardjo mengatakan ada lima orang yang ditunjuk sebagai juru runding dalam pertemuannya dengan kubu Agung Laksono, terkait struktur kepengurusan partai Golkar.

“Pak Ical tunjuk saya, MS Hidayat, Theo Samboaga, Freddy Latumahina, dan Aziz Syamsuddin, juru runding, karena mereka punya lima orang, maka kita pun lima orang,” ujar Syarif Cicip kepada wartawan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (23/12/2014).

Menurut Cicip, pertemuan yang dilakukan pada sore ini merupakan pertemuan tahap awal dimana dihadiri oleh lima juru runding dari kedua kubu. “Itu salah satu tahapan awal utk bicara islah,” ungkapnya.

Ketika dirinya ditanya apakah ada arahan yang diberikan oleh Ical kepada juru rundingnya, terkait perundingan ini?, Cicip mengatakan untuk menayakan keinginan dari kubu Agung Laksono atas perundingan tersebut.

“Pak Ical tanya apa yang diinginkan, dan bagaimana cari penyelesaian dua pemikiran yang ada ini,” pungkasnya. (Pur)

 

Related posts