Senin, 20 September 21

Lewat Adu Penalti, Chile Juara Amerika Selatan

Lewat Adu Penalti, Chile Juara Amerika Selatan
* Imbang tanpa gol hingga 120 menit, Cile akhirnya berhasil menekuk Argentina dan jadi kampiun Amerika Selatan. (goal.com)

Santiago – Chile menegaskan diri sebagai juara Copa America 2015! Setelah melalui laga 120 menit yang melelahkan, sang tuan rumah akhirnya berhasil mengamankan gelar perdana mereka usai menyingkirkan Argentina di partai puncak kompetisi ini, Minggu (5/7).

Imbang tanpa gol hingga 120 menit, Chile akhirnya berhasil menekuk Argentina dan jadi kampiun Amerika Selatan.

BABAK I

Tampil di hadapan publik sendiri, Chile langsung menggempur pertahanan Argentina di menit awal. Peluang pertama dari sepakan jarak jauh Juan Vargas pun kiranya sempat membuat Argentina gentar, tapi bola masih mengarah ke samping gawang.

Chile terus menekan pertahanan Argentina. Setelah peluang Varga, gilira Sanchez yang beraksi di sektor kanan. Winger Arsenal tersebut menutup aksinya dengan umpan silang mendatar ke kotak penalti, tapi bola mampu disapu oleh Martin Demichelis.

Bola sapuan ternyata jatuh ke kaki Arturo Vidal dan gelandang Juventus tersebut langsung melepaskan tendangan voli ke sudut gawang Argentina. Beruntung, Sergio Romero cukup tanggap dan berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Memasuki menit ke-20, giliran Argentina yang menyerang. Lionel Messi mengeksekusi tendangan bebas dari dekat kotak penalti, melambungkan bola ke mulut gawang Chile. Sergio Aguero menyambutnya dengan tandukan manis, tapi Claudio Bravo bereaksi cepat dan berhasil menepis tandukan krusial tersebut.

Jelang bubaran, Chile terus menekan, namun serangan balik Argentina lebih mematikan. Albiceleste bahkan mendapatkan peluang emas ketika Javier Pastore mendribel bola untuk masuk ke kotak penalti. Gelandang Paris Saint-Germain tersebut menyambung aksinya dengan operan ke tengah kotak dan Ezequiel Lavezzi tiba tepat waktu untuk menyambutnya. Sayang, bola mengarah tepat ke tengah gawang sehingga bisa diantisipasi oleh Bravo tanpa kesulitan.

BABAK II

Laga berlanjut dengan nada yang nyaris sama. Chile masih mendominasi dan Sanchez kembali menciptakan peluang usai merebut bola dari kaki Nicolas Otamendi. Ia berlari ke sudut kotak penalti, lalu melepas umpan silang. Vidal berhasil menjangkau bola dan menanduknya, tapi bola mengarah tepat ke tangan Bravo.

Chile mematikan pergerakan Messi, sementara mereka terus menekan pertahanan Argentina. Di tengah laga, Sanchez kembali beraksi. Kali ini ia menyambut umpan silang di dalam kotak penalti dan melepas tendangan voli spektakuler. Sayang, bola meleset tipis di samping gawang.

Untuk menambah daya gedor, Gerardo Martino menggantikan Aguero dengan Gonzalo Higuain, tetapi kehadiran penyerang Napoli tersebut tidak langsung memberikan dampak nyata.

Baru di penghujung paruh kedua, sang penyerang nyaris membobol gawang hCile. Serangan balik yang dimotori oleh Messi berakhir dengan umpan terobosan kepada Lavezzi, seiring sang winger PSG melepas umpan silang ke jalur lari Higuain. Sayang, tendangan Higuain hanya mengenai jala bagian samping.

Paruh kedua masih berakhir tanpa gol, kedua kubu terpaksa melakoni babak tambahan.

BABAK TAMBAHAN

Chile nyaris memecah kebuntuan di babak ini. Javier Mascherano gagal menutup ruang Sanchez sehingga sang winger bisa berlari ke depan gawang. Penyerang Arsenal tersebut berhasil melepaskan tembakan, tapi bola meleset tipis di atas mistar.

Kedua tim tampak kelelahan di babak ini dan tak banyak tekanan yang dilakukan. Argentina maupun Chile terlihat buntu dan kesulitan menciptakan peluang. Satu-satunya peluang susulan terlahir dari Chile, ketika Vidal berlari menyambut umpan di depan gawang. Sayang, sentuhannya kurang halus dan peluang pun kembali sia-sia.

Skor masih imbang tanpa gol hinggal menit ke-120 dan laga memasuki adu penalti. Adapun di babak ini, Chile memastikan diri sebagai juara setelah Gonzalo Higuain dan Ever Banega gagal mengeksekusi penalti.

Alexis Sanchez sebagai eksekutor terakhir pun sukses menyematkan bola ke gawang Sergio Romero dan membawa Chile jadi kampiun Amerika Selatan.

SUSUNAN PEMAIN

CILE : Bravo; Isla, Silva, Medel, Beausejour; Aranguiz, Díaz, Vidal, Valdivia; Sanchez, Vargas

ARGENTINA : Romero; Zabaleta, Demichelis, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore; Messi, Aguero, Di Maria. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.