Minggu, 17 Oktober 21

LBH Sarankan KPK Tangkap Hilman Supir Setya Novanto

LBH Sarankan KPK Tangkap Hilman Supir Setya Novanto
* Hilman Wartawan Metro TV bersama Ketua DPR Setya Novanto.

Jakarta, Obsessionnews.com Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBI) menyarankan KPK juga bisa menangkap Wartawan Metro TV, Hilman Mattauch, karena diduga kuat ia ikut terlibat dalam pelarian tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto yang berakhir pada kecelakaan lalu lintas.

Menurut Kepala Divisi Hukum YLBI, M Isnur, mempertanyakan mengapa Hilman bisa satu mobil dengan Setya Novanto. Bahkan mobil itu adalah milik hubungan. Tidak mungkin kata dia, Setya Novanto mau ikut satu mobil bersama Hilman jika tidak punya hubungan dekat. Hilman bisa dijerat hukuman karena menghalangi penyidikan terhadap Novanto.

“Bisa (dijerat pidana) menghalang-halangi penyidikan. Masuk obstruction of justice,” kata Isnur ketika ditanyai awak media di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, (17/11/2017).

Agar isu ini tidak bias, Isnur menyarankan supaya penyidik segera memeriksa saksi-saksi terkait kecelakaan tersebut. Dia pun meyakini peristiwa kecelakaan tersebut masih ada kaitan dengan dugaan pelarian Setya Novanto. Tidak hanya Hilman tapi juga ajudan Setya Novanto juga kata dia, harus dimintai keterangan.

“Sejak kapan si sopir ini bawa SN. Jangan-jangan sejak malam saat SN menghilang itu dia (si sopir) yang bawa seharian. Kalau sudah seperti itu kan jelas ya mencoba untuk membawa kabur tersangka yang hendak ditangkap. Itu kan bentuk-bentuk penghalangan tindak pidana atau penyidikan korupsi,” kata Isnur.

Seperti diketahui, berdasarkan penyelidikan kepolisian, Hilman merupakan pemilik sekaligus sopir mobil Fortuner yang ditumpangi Novanto. Mobil ini lalu mengalami kecelakaan di Permata Hijau saat akan menuju studio Metro TV di wilayah Jakarta Barat.

Saat kecelakaan terjadi, Novanto sedang diburu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK sudah menerbitkan surat penangkapan sejak, Rabu, 15 November 2017. Tapi Novanto menghilang ketika akan ditangkap di rumahnya di Jakarta Selatan.

Sebelum mengalami kecelakaan lalu lintas,Setya Novanto berencana menyerahkan diri ke KPK. Tapi sebelum itu dia ingin wawancara dengan Metro TV. Sementara itu, terkait kecelakaan mobil itu, Hilman saat ini juga telah berstatus sebagai tersangka. Hilman dijerat Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.