Jumat, 17 September 21

Layakkah Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional?

Layakkah Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional?
* Almarhum Soeharto.

Jakarta, Obsessionnews – Jenderal Besar (Purn) HM Soeharto telah tujuh tahun meninggal dunia. Presiden kedua Indonesia itu dilahirkan di Dusun Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921, dan meninggal dunia karena sakit di Jakarta dalam usia 86 tahun tanggal 27 Januari 2008. Setelah kepergiannya, para pendukungnya tak pernah lelah memperjuangkan Soeharto agar dianugerahi gelar pahlawan nasional. (Baca: 8 Juni akan Jadi Momentum Gelar Pahlawan Soeharto)

Para pendukung Soeharto sempat gigit jari karena pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak memenuhi aspirasi mereka. Alasannya, karena ada juga penolakan dari elemen masyarakat lainnya. Setelah pergantian pemerintahan dari SBY ke Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober 2014, para pendukung Soeharto kembali mengusulkan agar mantan penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu diianugerahi gelar pahlawan nasional. (Baca: Stabilitas Ekonomi Era Soeharto Lebih Stabil)

Dukungan pendukung Soeharto dalam di facebook
Dukungan pendukung Soeharto dalam di facebook

Layakkah Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional? Bagi para pendukung Soeharto, tentu saja gelar itu sangat layak, karena begitu besar jasanya pada negeri ini. (Baca: Waspadai Kebangkitan Soehartoisme)

Dua organisasi yang akhir-akhir ini gencar memperjuangkan penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Rumah Pergerakan Rakyat Perisai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Presiden LIRA Yusuf Rizal mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan kepada Kementerian Sosial terkait gelar pahlawan nasional untuk Soeharto.

“Soeharto kami nilai telah mampu memberikan dan menyumbang terwujudnya pembangunan Indonesia. Selama 32 tahun memimpin Indonesia, Soeharto memiliki banyak prestasi yang bisa diukur dan dirasakan masyarakat,” kata Presiden LIRA Yusuf Rizal kepada media di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/6/2015).

Ada sejumlah alasan Soeharto dianggap layak mendapat penghormatan gelar tersebut. Antara lain selama memimpin Indonesia pembangunan di berbagai sektor berjalan bagus dan dirasakan masyarakat.
“Soeharto juga telah berhasil menjadikan Indonesia sebagai negara yang disegani khsusnya di Asia,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Soeharto juga mampu menciptakan stabilitas keamanan, sosial dan politik. Soeharto berhasil membebaskan Irian Barat (kini Papua, Red.), menjalankan Supersemar, hingga mengamankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Menurut Yusuf, sampai saat ini usulan tersebut sudah melalui berbagai tahapan sebagai prasyarat penganugerahan. Seperti mengkaji dan mengumpulkan sejumlah fakta, pemikirian kritis dari berbagai tokoh masyarakat.

Sementara itu para pendukung Soeharto yang tergabung dalam grup diskusi di facebook, grup HM Soeharto Dalam Kenangan, juga aktif menggalang dukungan dengan menyebarkan formulir dukungan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto.

Apakah Presiden Jokowi akan mengabulkan keinginan para pendukung Soeharto itu? (Arif RH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.