Sabtu, 28 Mei 22

Lapas Salemba Remisi 2107 Warga Binaan Pemasyarakatan di Hari Lebaran

Lapas Salemba Remisi 2107 Warga Binaan Pemasyarakatan di Hari Lebaran
* Lapas Salemba memberikan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan di hari lebaran. (Foto: agn)

Jakarta, Obsessionnews – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM DKI Jakarta melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba memberikan remisi sebanyak 2107 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Hari Raya Idulfitri 1442 Hijiriah.

Remisi itu sesuai surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tanggal 29 Maret 2021 Nomor : PAS.PK.01.05.05-317 perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 Kepada Narapidana.

Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta tanggal 01 April 2021 Nomor :
W10.PK.01.01.02 – 219 perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 Kepada Narapidana.

“Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada narapidana yang memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan,” kata Kepala Lapas Salemba, Yosafat Rizanto dalam keterangan resminya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (13/5/21).

Ia mengatakan narapidana yang telah menjalani pidana selama 6 (enam) bulan sampai dengan 12 bulan memperoleh remisi 15 (lima belas) hari sedangkan tahun Pertama, memperoleh remisi 1 (satu) bulan, tahun kedua, memperoleh remisi 1 (satu) bulan, tahun ketiga, memperoleh remisi 1 (satu) bulan, tahun keempat, memperoleh remisi 1 (satu) bulan 15 (lima belas) hari, tahun kelima, memperoleh remisi 1 (satu) bulan 15 (lima belas) hari, tahun keenam dan seterusnya remisi 2 (dua) bulan, ungkap Yosafat.

Syarat narapidana yang berhak untuk memperoleh remisi, Yos menerangkan narapidana berhak mendapatkan remisi apabila, berkelakuan baik, yang dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 (enam) bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian remisi, dan telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas dengan predikat baik.

Selain syarat di atas, ada syarat tambahan, yaitu, bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan untuk Narapidana yang dipidana karena melakukan tindak pidana korupsi; dan telah mengikuti program deradikalisasi yang diselenggarakan oleh Lapas dan/atau
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, serta menyatakan ikrar.

Lebih lanjut Yosafat mengungkapkan jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mendapat remisi sekitar 1078 dan yang tidak mendapat remisi 1029.

“Data WBP berdasarkan agama islam sekitar 1953 WBP, Kristen Protestan dan Katolik 120 WBP, Hindu 2 WBP, Buddha 32 WBP, Kong hu chu 0 WBP,” ujar Yos. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.