Selasa, 21 September 21

Lagu Anak Berisi Pesan Cinta Indonesia Siap Diluncurkan

Lagu Anak Berisi Pesan Cinta Indonesia Siap Diluncurkan
* Lagu anak berisi pesan cinta Indonesia siap diluncurkan. (BBC)

London – Lagu anak-anak berisi pesan cinta akan Indonesia siap untuk diluncurkan, kata penyanyi senior Titiek Puspa.

Lagu-lagu berisi pesan-pesan cinta untuk sesama dan negara akan segera diluncurkan setelah disiapkan dalam satu tahun ini, menurut penyanyi yang mengangkat lagu-lagu ini melalui paduan suara anak yang ia bentuk, Duta Cinta.

“Saya pinjam suara anak-anak untuk bangunkan anak-anak Indonesia yang mulai agak lupa, tapi ternyata yang di sini banyak yang tersentuh.

Anak-anak juga senang menyanyinya karena disambut dengan baik,” kata Titiek mengacu pada acara di Trafalgar Square, London, hari Minggu (7/6).

Titiek Puspa membentuk Duta Cinta, yang para anggotanya dipilih dari para pelamar dari seluruh Indonesia. (BBC)
Titiek Puspa membentuk Duta Cinta, yang para anggotanya dipilih dari para pelamar dari seluruh Indonesia. (BBC)

“Sepuluh anak dalam kelompok Duta Cinta kami kasih pelajaran sejak tahun 2014 sampai sekarang, jadi mereka sudah rekaman dan tinggal launching,” tambah penyanyi senior ini di kantor BBC, New Broadcasting House, London.

Anak-anak yang tergabung dalam Duta Cinta dipilih dari 180 anak yang melamar dari seluruh penjuru Indonesia.

Musisi Dwiki Dharmawan ikut mendukung penampilan Titiek Puspa dalam pementasan di Trafalgar Square. (BBC)
Musisi Dwiki Dharmawan ikut mendukung penampilan Titiek Puspa dalam pementasan di Trafalgar Square. (BBC)

Gamelan Musik Masa Depan
Titiek juga mengajak musikus Dwiki Dharmawan ke London yang mengiringi nyanyiannya serta menampilkan dua nomor khusus jazz dengan campuran gamelan dalam penampilan di Trafalgar Square.

Selama di London, Dwiki telah merekam album khusus bekerja sama dengan musisi Inggris, termasuk lagu-lagu daerah, Bubuy Bulan dari Jawa Barat.

lagu anak4

“Saya sangat menghargai keragaman (musik etnis Indonesia). Saya sudah lakukan ini selama 20 tahun dan belum selesai juga, karena keragamannya sangat banyak dan mungkin tidak akan pernah selesai dan akan terus menjadi sumber inspirasi,” kata Dwiki.

“Gamelan bukan musik masa lalu namun musik masa depan. Saya tidak berani menyebut jazz namun fushion yang terus menerus baru karena ada kebebasan berekspresi di sana,” tambahnya. (BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.