Rabu, 15 Juli 20

Laba Bersih Peruri Semester I 2019 Meroket

Laba Bersih Peruri Semester I 2019 Meroket
* Gedung Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). (Foto: Kapoy/obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.comKinerja Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) memang patut diacungkan jempol. Bagaimana tidak, lembaga yang berperan mencetak uang negara ini, mampu mencatatkan kinerja konsolidasian yang menggembirakan.

Di pertengahan tahun 2019, Peruri perolehan laba bersih sebesar Rp 167 miliar. Perolehan laba bersih ini naik seperti roket sebesar 5.221% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,14 miliar. Jika dibandingkan dengan target RKAP Semester I 2019 tercapai 220%.

Pendapatan usaha tercatat Rp 1,68 triliun, naik 94,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 866 miliar. Jika dibandingkan dengan target RKAP Semester I 2019 tercapai 89,79%. Laba usaha sebesar Rp 251,7 miliar, naik 1.246% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 18,7 miliar. Jika dibandingkan dengan target RKAP Semester I 2019 tercapai 156%.

Untuk Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 433,6 miliar, naik 173,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 158,8 miliar. Jika dibandingkan dengan target RKAP Semester I 2019 tercapai 129,55%. Total aset sebesar Rp 5,41 triliun, naik 14,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,74 triliun. Jika dibandingkan dengan target RKAP Semester I 2019 tercapai 102,7%.

Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, pertumbuhan year on year (yoy) 2018-2019 sangat signifikan karena pada 2018 penugasan pencetakan uang dari Bank Indonesia menurun 36,71% dari tahun sebelumnya.

“Penurunan tersebut semata-mata merupakan kebijakan Bank Indonesia dan Peruri hanya bertugas melaksanakan pencetakan uang tersebut,” ujar Dwina dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Rabu (7/8/2019).

Pada 2019, lanjut dia, penugasan pencetakan uang rupiah juga naik 64,86% sehingga kinerja Semester I 2019 kembali melonjak. “Perlu diketahui bahwa kontribusi pendapatan pencetakan uang rupiah terhadap Peruri rata-rata mencapai 60-70%,” terang Dwina. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.