Jumat, 24 September 21

Kurir Sembunyikan Sabu Dalam Toilet Dibekuk

Kurir Sembunyikan Sabu Dalam Toilet Dibekuk

Semarang, Obsessionnews – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) berhasil membekuk seorang kurir pembawa narkoba jenis sabu dari Jakarta menuju Purwodadi, Minggu (29/11/2015). Tersangka berinisial ES, diringkus Tim BNNP Jateng saat berusaha menyembunyikan sabu di toilet bis yang ditumpanginya.

Kepala BNNP Jateng, Amrin Remico menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi yang diterima petugas tentang adanya usaha penyelundupan narkoba ke wilayah Solo Raya. Dalam aksinya, ES membawa narkoba dan menyembunyikan barang haram tersebut ke dalam kloset bus.

“Saat ditangkap memang tidak ditemukan sabu di tubuh ES. Dia berusaha mengelabui petugas,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNNP Jateng, Rabu (2/12/2015).

Saat bisa beristirahat di wilayah Kendal, petugas menggeledah bagian dalam toilet dan menemukan narkoba yang dimaksud. Awalnya, ES sempat menolak tuduhan kepemilikan ice meth tersebut. Setelah pemeriksaan mendalam, tersangka akhirnya mengaku memiliki sabu itu.

“ES sendiri memilih jalur bus Jakarta-Purwodadi untuk menghindari pengawasan petugas. Tujuan aslinya ialah ke wilayah Solo Raya,” terang Amrin.

Dari pengakuan tersangka, ia sengaja menaruh sabu ke toilet karena panik dengan pemeriksaan aparat. Sabu seberat kurang lebih 200 gram dimasukkan ke bungkus makanan ringan. Tersangka juga mengaku bila dibayar Rp 3 juta tiap kali pengiriman.

Berdasarkan hasil pengembangan, tersangka ES dikendalikan oleh narapidana LP Kembang Kuning Nusakambangan berinisial TH. Diduga TH memerintah ES melalui handphone untuk mengambil sabu di Jakarta dan diedarkan di Solo raya.

“Petugas terkendala barang bukti handphone sudah hilang. Tapi kami punya cara khusus kok untuk menjerat mereka,” tandasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.