Rabu, 1 Desember 21

Kurangi Tekanan Ekonomi, Kementerian ATR Komitmen Optimalkan Anggaran Belanjanya

Kurangi Tekanan Ekonomi, Kementerian ATR Komitmen Optimalkan Anggaran Belanjanya
* Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil ketika memimpin rakernas dan rakerda (foto : Humas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil meminta semua pihak di lingkungan Kementerian yang dia pimpin untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja. Sebab dengan begitu diharapkan dapat mendorong konsumsi pemerintah yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Sofyan menyadari bahwa pemerintah telah memperkirakan Indonesia berada di ambang resesi, sehingga untuk menekan dampak buruk dari resesi ekonomi ini dibutuhkan berbagai upaya salah satunya melalui optimalisasi belanja pemerintah.

Hal itu disampaikan Sofyan Djalil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Shangri-La dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Rapimpas dan Rakerda ini diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/ BPN.

“Presiden telah meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat diserap secara maksimal. Kementerian ATR/BPN mendapat alokasi anggaran APBN sebesar 8 triliun rupiah, setelah dipotong penanganan pandemi virus Covid-19. Ini harus dimaksimalkan penyerapannya oleh setiap unit kerja,” ujar Sofyan, Rabu (7/10/2020).

Ditegaskan Sofyan bahwa optimalisasi belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga diperlukan agar jika terjadi resesi nanti pertumbuhan tidak negatif sekali, seperti negara-negara lain. Target pemerintah pada kuartal III 2020 nanti agar dapat tumbuh lebih baik dibandingkan kuartal II 2020 yang tumbuh minus 5,32 persen.

“Kementerian ATR/ BPN memang tidak memiliki anggaran besar, namun agar kita bisa maksimalkan penyerapan anggarannya karena serapan anggaran ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.  Saya minta anggaran yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan program-program yang sudah ditargetkan pada awal tahun serta disepakati oleh kita semua,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Kegiatan Rapimnas dan Rakerda ini juga diikuti oleh para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi serta beberapa Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mengatakan bahwa dalam rapat ini akan dibahas capaian setiap Kantor Wilayah BPN Provinsi hingga tanggal 4 Oktober 2020. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.