Senin, 26 September 22

Kunjungan Presiden ke Sumbar Dipercepat

Kunjungan Presiden ke Sumbar Dipercepat

Padang, Obsessionnews- Rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ke Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (10/10) akan dimajukan satu hari. Kedatangan orang nomor satu di republik itu dimajukan dari agenda semula, mengingat agendanya sangat padat.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Barat Reydonnyzar Moenek mengatakan, kunjungan kerja Presiden ke Sumbar pada Jum’at (9/10). Jadwal dipercepat berdasar rapat bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Auditorium Gubernuran, Rabu (7/10). Hasil rapat terungkap, Presiden yang meninjau penanganan kabut asap kebakaran hutan di Riau tanggal 8 Oktober akan diarahkan menuju Sumatera Barat tanggal 9 Oktober.

“Tanggal 8 Oktober Presiden ke Riau dari Jakarta mendarat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) karena tidak bisa mendarat di Palembang, Jambi, bahkan Riau sendiri, mengingat gangguan jarak pandang. Sesampai di BIM presiden menggunakan jalur darat ke Riau. Esok harinya baru ke Sumatera Barat,” kata Reydonnyzar Moenoek rapat bersama unsur Forkopimda Rabu (7/10).

Reydonnyzar Moenek menjelaskan, dari Riau ke Sumatera Barat rombongan Presiden akan kembali menempuh jalur darat menuju Balai Pembibitan Ternak Unggul Padang Mengatas Kabupaten Limapuluh Kota. Selanjutnya bergerak menuju Kota Bukittinggi untuk melakukan peresmian pemakaian Fly Over Aur Kuning.

“Hari pertama Presiden akan menginap di Bukittinggi. Usulan kunjungannya banyak, seperti ke Monumen Bela Negara, ke tempat kelahiran Bung Hatta. Tapi itu semua masih disusun, semoga disetujui,” sebut Donny.

Setelah di Bukittinggi, Sabtu (10/10) Presiden beserta rombongan akan melepas start kejuaraan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak (TdS) 2015 etape 8 di Pasaman Barat (Pasbar). Usai melepas kegiatan itu, Presiden meresmikan Kawasan Wisata Bahari Mandeh Pesisir Selatan. Dari Pasabar, Presiden menggunakan helicopter super puma ke Pesisir Selatan dan dilanjutkan meninjau kondisi hunian tetap korban tsunami 2010 di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Setelag agenda peninjauan hunian tetap di Mentawai, kunjungan kerja Presiden selanjutnya ke ke Kota Padang. Di Padang Presiden meninjau pembangunan stasiun duku Bandara Internasional Minangkabau (BIIM) yang mengkoneksikan jalur kereta api dan penerbangan. Selanjutnya, mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat.

“Kita sangat menunggu kehadiran Presiden untuk memberikan sentuhan-sentuhan terhadap pembangunan di Sumbar, seperti jalur kereta api cepat yang terkoneksi ke BIM, karena itu yang kedua ada di Indonesia setelah di Kuala Namu, Sumatera Utara (Sumut). Di sela-sela padatnya kegiatan, Presiden direncanakan memberikan 3 kartu sakti yakni Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera pada masyarakat Kelurahan Purus, Kota Padang,” ujar Donny.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Korem 032 Wirabraja Brigadir Jenderal Widagdo Hendro Sukoco mengatakan, persiapan pengamanan tidak akan mengalami permasalahan meski jadwal kedatangan Presiden diajukan dari jadwal semula. Personil TNI yang diturunkan untuk mengamankan setiap agenda kunjungan Presiden ke daerah mencapai 4.000 orang.

“Walaupun waktunya mepet, saya pastikan tidak akan ada masalah. Jauh-jauh hari pengamanan ini sudah kita siapkan, mengingat beberapa kali kunjungan sempat batal,” tegas Widagdo.

Hal senada diungkapkan Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Sumbar, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Bambang Sri Herwanto. Sebanyak 6.600 personil kepolisian yang diturunkan, siap mengamankan kedatangan Presiden mulai dari jalur kedatangan hingga di titik kunjungan.

“Presiden agendanya banyak, kita yang memang harus menyesuaikan. Rangkaian kegiatan di daerah secara detail masih disusun oleh tim kepresidenan nanti dilaporkan ke protokoler. Kalaupun ada perubahan, kita harus mengikuti. Yang terpenting pengamanan kita selalu siap,” kata Bambang Sri Herwanto. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.