Selasa, 28 September 21

Kuliner dan Fashion di Bandung Tak Ngaruh Dollar Naik

Kuliner dan Fashion di Bandung Tak Ngaruh Dollar Naik
* Bagus Karyanegara Pemilik Sop Buntut Pa Iing

Bandung, Obsessionnews – Kuliner atau makanan dan jajanan di kota Bandung tak terpengaruh meroketnya dollar as. Kebutuhan primer ini ternyata tak bergeming saat dollar mencapai Rp13.250 hari ini, Minggu (14/6).

Meski beberapa hari menjelang Ramadhan, beberapa harga sembako mengalami kenaikan seperti harga cabe merah mencapai Rp40 ribu/kg, namun pengunjung kuliner tetap ramai, bahkan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H sejumlah kuliner di Bandung juga harus menambah menunya dengan kolak.

Demikian dikatakan pemilik restauran Sop buntut Pa Iing Jl Pelajar pejuang depan Hotel Horison Bandung Bagus Karyanegara. Menurut Bagus bulan Ramadhan identik dengan kolak dan makanan pembuka lainnya seperti sop buah, kelapa muda, jus dan yang lainnya, sehingga restorannya juga pasti akan mengikuti kebiasaan umat Islam secara umum.

“Kami juga pasti sediakan kolak dan makanan pembuka puasa, selain itu juga pasti ada korma dan lain-lain-lain,” tandasnya.

Pengunjung
Pengunjung

Ia menjelaskan meskipun kata orang daya beli masyarakat saat ini sudah melemah, namun untuk bisnis sandang, pangan dan papan tidak pernah menurun karena itu semua kebutuhan primer dari manusia. “Pengunjung kesini buktinya tidak pernah berkurang terlebih menjelang sore dan malam hari,” ucapnya.

Selain itu, sedikitnya 50 kg daging sapi muda yang sudah diolah menjadi sop buntut ataupun sop iga setiap hari ludes tidak tersisa. “Kalau kuahnya kita sehari tidak habis langsung ganti, tapi karena tidak pernah tersisa ya tidak ada yang terbuang,” tegasnya.

Saat ditanya tentang daging yang empuk dan tidak alot, Bagus mengaku ada resep rahasia yang hanya tahu orang dapur. Dengan harga yang terjangkau dan dipatok dengan harga Rp50 ribu ke bawah, meskipun pembelian daging pun di prediksi akan mengalami kenaikan ternyata sejumlah meja di ruangan atas gedung tersebut diburu banyak orang baik di dalam ataupun luar kota Bandung.

Sop buntut Pa Iing
Sop buntut Pa Iing

Hal senada juga diakui Marketing Manager Festival Citylink, Andrianus Rusdy Jakaria di Bandung. Menurutnya untuk pembelian produk fashion hingga kini tidak ada penurunan, bahkan cenderung meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fithri 1436 H.

“Saya pikir yang sangat terasa pada dampak kenaikan harga ini mereka para eksportir, sementara pengunjung kesini justru meningkat, apalagi jelang lebaran nanti,” tandasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.