Rabu, 29 Juni 22

Kuliah & Politik

Kuliah & Politik
* Tsamara Amany Alatas. (Foto: Twitter @TsamaraDKI)

Oleh: Tsamara Amany Alatas, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

 

Banyak teman-teman mahasiswa yang bertanya kepada saya. Bagaimana caranya membagi waktu antara kuliah dan berpolitik?

Kali ini saya mau sharing sedikit. Jujur saya sering kewalahan membagi waktu. Apalagi kegiatan saya di politik sering kali tidak menentu. Bisa saja besok jadwalnya kosong, tapi mendadak penuh satu jam ke depan. Ini yang bikin bingung. Kapan ngerjain tugas kuliahnya?

Tapi bagi saya, kuliah tetap prioritas. Kalau memang sudah terlalu sibuk dan tidak bisa menyisihkan satu hari saja untuk mengerjakan tugas kuliah, terpaksa waktu tidur pun dikurangi. Bukan cuma itu, bahkan di tengah kemacetan Jakarta, saya bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah saya itu di mobil. Kalau macetnya dua sampe tiga jam, sudah bisa selesai banyak.

Kalau ada satu hari yang kosong, saya tidak akan menunda untuk langsung pergi ke kampus dan membaca buku-buku teori komunikasi sebagai referensi. Biasanya kalau ada hari yang kosong begitu, saya bisa menulis dua bab sekaligus. Lelah? Iya. Tapi itu lebih baik. Saya selalu takut untuk kehabisan waktu. Jadi saya menolak menunda tugas.

Cara ini terbilang ampuh. Ini terbukti ketika menyelesaikan laporan magang kemarin. Selesainya tepat waktu dan alhamdulilah nilai sidang laporan magang mendapat A sesuai yang tertera di foto ini. Kini, skripsi menjadi fokus utama. Semoga bisa terus membagi waktu dan mendapatkan nilai yang sama dengan sidang laporan magang.

Semangat terus, teman-teman mahasiswa! Kalau kita mau, bisa kok. Semua tergantung kemauan dan keikhlasan waktu tidur berkurang, hehehe.. ?

Sumber: Facebook

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.