Jumat, 27 Mei 22

Kudeta Berhasil Diatasi, Presiden Turki Akan Bersihkan Militer

Kudeta Berhasil Diatasi, Presiden Turki Akan Bersihkan Militer
* Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan banyak dari mereka yang terlibat dalam upaya kudeta telah ditangkap, dan pihaknya berjanji akan memburu semua pelaku.

Hal itu dikemukakan Erdogan dalam pidato siaran langsung di televisi di Istanbul Sabtu dini hari (16/7), tak lama setelah pesawatnya mendarat di Bandara Internasional Ataturk dan beberapa jam setelah upaya kudeta oleh faksi militer Turki.

“Apa yang sedang dilakukan adalah pengkhianatan dan pemberontakan. Mereka akan menebusnya dengan harga yang berat untuk tindakan ini pengkhianatan, “kata Erdogan di bandara Istanbul.

Presiden Turki, yang disambut ratusan pendukungnya di luar bandara, menambahkan bahwa kkelompok kudeta berusaha menyerang solidaritas dan persatuan negara, namun tidak ada kekuatan di atas tekad nasional.

Dia lebih lanjut menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tidak akan ke mana-mana dan tetap bersama rakyat.

Erdogan menyatakan kudeta itu dilakukan oleh kelompok minoritas dalam militer, dan dengan demikian, itu akan memberikan alasan baginya untuk membersihkan militer.

Sementara itu, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim telah menginstruksikan militer untuk menembak jatuh pesawat yang dibajak oleh kelompok kudeta. Ia juga mengumumkan lebih dari 130 tersangka telah ditangkap atas upaya kudeta.

Kudeta Militer Turki Berhasil Diatasi
Dinas Intelijen Nasional Turki (MIT) menyatakan telah mengatasi upaya kudeta dan berhasil memulihkan situasi.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh NTV Turki pada Sabtu pagi (16/7), juru bicara MIT mengatakan markas badan intelijen ditargetkan oleh helikopter militer dibajak, tetapi upaya kudeta itu “digagalkan”.

Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim juga mengumumkan pada dini hari Sabtu pagi bahwa situasi telah terkendali dan diberlakukan zona larangan terbang di atas ibukota, Ankara.

Yildirim menambahkan bahwa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Turki, Hulusi Akar dan panglima tinggi lain sekarang bertugas mengendalikan situasi. Kantor berita nasional Turki sebelumnya melaporkan bahwa Akar sedang “disandera” di markas militer.

Menurut Reuters, televisi nasional TRT juga telah kembali mengudara.

Mengutip saksi, Reuters juga melaporkan bahwa sekitar 30 tentara menyerahkan senjata mereka ke polisi dalam upaya kudeta, di Bundaran Taksim, Istanbul.

Jet F-16 Angkatan Udara Turki juga menembak jatuh sebuah helikopter jenis Sikorsky yang diterbangkan oleh kelompok militer yang mencoba kudeta.

Beberapa jam sebelumnya, militer Turki mengatakan telah sepenuhnya mengontrol situasi dan bahwa penegakan hukum harus tetap menjadi prioritas. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.