Sabtu, 28 Januari 23

Kubu Romy Protes Djan Faridz Titipkan PPP ke KMP

Kubu Romy Protes Djan Faridz Titipkan PPP ke KMP

Jakarta, Obsessionnews – Juru bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romy versi Muktamar Surabaya, Arsul Sani, menyayangkan sikap PPP kubu Djan Faridz yang ingin menitipkan kader PPP kepada Koalisi Merah Putih (KMP) jika tidak bisa mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurut Arsul, cara tersebut menunjukan ‎sikap orang yang apatis, cuek tidak peduli terhadap nasib kadernya sendiri. Dimana, semua kader PPP di bawah menginginkan agar dua kubu antara Romahurmuziy dan Djan Fadriz sepakat untuk islah sehingga kepentingan PPP untuk bisa mengikuti Pilkada pada Desember mendatang tercapai.

‎”Sikap tidak mau islah itu menunjukkan mereka tidak mau peduli suara dari struktur dan kader partai di bawah yang menyuarakan agar para petinggi partai mengakhiri perselisihan yang ada,” ujar Arsul, kepada Obsessionnews, Rabu (3/6/2015).

Selain itu, anggota Komisi III DPR RI ini juga mengatakan, konsep yang ditawarkan oleh Djan Faridz itu hanya sebatas pepesan kosong. Ia tidak yakin cara itu akan berhasil dengan baik. Sebab, partai politik yang tergabung dalam KMP juga sudah memiliki kader-kader terbaiknya untuk dicalonkan sebagai kepala daerah.

“Secara politik sikap seperti itu juga menunjukkan ke-naif-an, karena  soal menitipkan kader PPP untuk menjadi calon kepala daerah dalam Pilkada hanya mudah diucapkan tapi akan sulit dilaksanakan,” terangnya.

Menurut Arsul, sangat tidak mungkin partai di KMP mau mengusung kader PPP, sedangkan kader mereka juga banyak yang mengantri untuk dicalonkan. Itu bisa saja dilakukan, bagi kader yang dianggap potensial untuk memenangkan Pilkada. Namun, demikian, hal itu dinilai tetap susah.

‎”Kalau kadernya sendiri saja ada yang mau maju dalam Pilkada, maka logika politiknya akan sulit buat menerima kader partai lain, kecuali kader partai lain itu tokoh kuat yang prediksi atau hasil survei-nya mengindikasikan kemenangan dalam pilkada‎,” paparnya.

Sebelumnya, pada saat menggelar Rapimnas di Kantor DPP PPP di Menteng Jakarta, Selasa (2/6/2015). Djan Faridz mengatakan, pihaknya berencana menitipkan kadernya ke KMP, jika ternyata PPP tidak bisa mengikuti Pilkada karena konflik di internal partai yang tidak kunjung selesai.

Djan mengaku, sejauh ini pihaknya sudah berusaha untuk untuk mencapai islah dengan kubu Romy. Namun, bila dalam batas waktu yang ditentukan, islah itu belum tercapai, maka, dengan sangat terpaksa ia mengatakan, akan menitipkan kadernya. Djan bahkan sudah membicarakan hal ini dengan Partai Gerindra.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Partai Gerindra untuk Pilkada serentak dan saya akan mengajukan kader-kader terbaik PPP ke Gerindra untuk berkoalisi, baik PPP ikut atau tidak. Koalisi ini juga tanpa syarat karena memang harus seperti itu sebagai sahabat,” ujar Djan Faridz. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.