Sabtu, 23 Oktober 21

Kubu Golkar ARB Ancam ‘Jebloskan’ Menteri Laoly

Kubu Golkar ARB Ancam ‘Jebloskan’ Menteri Laoly

Jakarta – Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI Bambang Soesatyo yang masuk kubu munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie (ARB), mengeluarkan ancaman terhadap Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly apabila pada hari ini (Jumat, 20/3), mengesahkan kepengurusan DPP Partai Golkar hasil munas Ancol pimpinan Agung Laksono.

“Hari ini, jika Menkumham Yasonna Laoly nekad mengesahkan kubu Munas Ancol seperti yang disampaikan Yorrys Raweyai dengan dasar keputusan Mahkamah Partai yang dia manipulasi, tanpa menunggu keputusan pengadilan. Maka Kubu ARB akan laporkan Laoly ke KPK dan Kejaksaan dengan sangkaan melanggar Pasal 23 UU 31/1999 tentang Tipikor juncto pasal 421 KUH Pidana,” ancam Bambang Soesatyo, Jumat (20/3/2015).

Hal ini, tegas Bambang, memgingat fakta-fakta bahwa munas ancol itu abal-abal dan sarat tindak pidana pemalsuan, semakin telanjang di publik. “Pemerintah jangan menutup mata dan mengenyampingkan realitas politik tersebut,” pinta Anggota Komisi III (Hukum) DPR RI ini.

“Kami mengingatkan, bahwa Laoly yang bertindak anas nama presiden dan pemerintah harus bertanggung jawab jika kepuitisannya yang memihak kubu Ancol itu akan menimbulkan konflik horizontas di akar rumput Partai Golkar seperti yang pernah dialami Megawati dan PDIP (hasil Kongres Surabaya) saat masih bernama PDI yang telah banyak memakan korban jiwa,” ungkap Bambang.

“Ketika itu  kader-kader PDI pimpinan Megawati berusaha mati-matian mempertahankan diri dari serbuan orang-orang Ketua Umum PDI (hasil Kongres Medan) bentukan pemerintah saat itu yang kita kenal dengan peristiwa Kudatuli dimana hingga kini beberapa kader militan Megawati tidak jelas rimbanya. Konon hilang tanpa ditemukan jasadnya,” kisahnya pula. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.