Sabtu, 18 September 21

Kubu ARB Tuding Menkumham Lakukan Kejahatan Politik

Kubu ARB Tuding Menkumham Lakukan Kejahatan Politik

Jakarta, Obsessionnews – Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI Bambang Soesatyo menuding Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly telah melakukan kejahatan politik. Hal ini menyusul diterimanya gugatan kubu Aburizal di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait kisruh Partai Golkar.

Menurut Bambang, penyebab hancurnya Partai Golkar dikarenakan adanya intervensi dari pemerintah dalam hal ini Menkumham yang telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) memenangkan Partai Golkar kubu Agung Laksono. Padahal kata Bambang, SK tersebut cacat hukum.

“Dengan adanya putusan ini telah membuktikan bahwa Yasonna telah melakukan kejahatan politik untuk menghancurkan Partai Golkar,” ujar Bambang, saat memberikan keterangan press di ruang Fraksi Golkar, Gedung DPR, Senayan, Senin (18/5/2015).

Untuk itu, Bambang meminta Menkumham Yasonna segera menyadari kesalahannya dan menghargai keputusan pengadilan dengan tidak mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN). ‎Sebab, jika langkah itu dilakukan hanya akan menambah parah konflik Golkar.

“Sebaiknya Menkumham, termasuk PDI-P untuk saling menghargai putusan ini, karena sudah tahu Munas di Ancol banyak kecurangan, Munas jadi-jadian,” terangnya.

sidang Golkar PTUN

Kubu Aburizal menggugat SK Menkumham yang telah mengesahkan Kepengurusan Partai Golkar Kubu Agung Laksono. Mereka meminta kepada Menkumham untuk tidak melakukan intervensi dan mencabut kembali SK tersebut. Gugatan itu pun akhirnya diterima. Pengadilan memutuskan SK Menkumham batal demi hukum.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Agun Gunanjar menyatakan, pihaknya akan tetap terus melanjutkan proses hukum ini sampai memiliki kekuatan hukum tetap. Ia mengatakan, saat ini kubu Agung tengah mempersiapkan untuk mengajukan banding. Ia tetap yakin, Partai Golkar yang sah adalah di bawah kepemimpinan Agung Laksono. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.