Rabu, 3 Juni 20

Kubu ARB: Munas Bali Lebih Penuhi Aspek Legalitas

Kubu ARB: Munas Bali Lebih Penuhi Aspek Legalitas

Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie (ARB), Tantowi Yahya mengatakan bahwa dirinya yakin 100 persen Kementerian Hukum dan HAM akan menerima hasil musyawarah nasional (Munas) Golkar di Bali. Ketimbang Munas yang diselenggarakan di Jakarta oleh kubu Agung Laksono.

“Jika pemerintah melihat persoalan ini secara jernih, sportif dan tidak memihak, jelas Munas Bali yang memenuhi aspek legalitas,” ujar Tantowi ketika dikonfirmasi oleh wartawan di Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Menurut Tantowi, Munas IX di Bali itu dihadiri seluruh ketua dan sekretaris DPD I dan II dari seluruh lndonesia. Munas Bali adalah amanat dari Rapimnas VII di Jogja.

“Oleh karenanya DPP hanya menganggap Munas itu cuma satu, yang di Bali itu. Dengan demikian Pemerintah tidak boleh ragu utuk mengesahkan hasil Munas Bali,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam versi Munas Golkar ke-IX di Jakarta, Agung Laksono terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Agung berhasil mengalahkan Priyo Budi Santoso dan Agus Gumiwang dalam voting pemilihan ketua umum yang digelar Senin (8/12) dini hari.

Dalam pemungutan suara, Agung Laksono melenggang jauh dengan perolehan suara sebanyak 147. Sementara itu, calon lainnya, Priyo Budi Santoso, berhasil memperoleh suara dengan total 77. Berada di urutan terakhir,  Agus Gumiwang Kartasasmita memperoleh total suara sebanyak 71. Dari seluruh total suara, ada 1 suara yang dinyatakan abstain.

Berdasarkan peraturan, caketum minimal harus memperoleh 30 persen suara, atau sekitar 90an suara. Dan karena hanya Agung yang memenuhi persyaratan, maka Agung dinyatakan sebagai ketua umum terpilih. Meskipun ada selisih satu suara dalam total jumlah suara, ketua sidang dan para peserta sepakat pemilihan Agung sebagai ketua umum sah. (Pur)

 

Related posts