Kamis, 21 Oktober 21

Kubu Agung Ngotot Lewat MPG, Kubu ARB Minta Jalur Pengadilan

Kubu Agung Ngotot Lewat MPG, Kubu ARB Minta Jalur Pengadilan

Jakarta, Obsessionnews – Hari ini, Selasa (10/2/2015), Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang dipimpin Prof Muladi telah menggelar jumpa pers di DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta. Dan berencana akan memulai sidang Mahkamah Partai minggu ini juga.

“Kendati kubu Ancol (Agung Laksono Cs) ngotot, Kita sendiri belum memutuskan apakah akan hadir atau tdk mengingat proses pengadilan gugagatan kami di PN Jakarta Barat sedang berjalan,” tegas Bendahara DPP Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie (ARB), Selasa (10/2).

“Bagi kami, Keputusan PN Jakpus yang menolak gugatan kubu Agung Laksono dkk, sebenarnya cukup memberi sinyal bahwa legal standing atau kedudukan hukum kelompok penyelamat partai itu tidak jelas,” tegas Bambang Soesatyo.

“Sekarang mereka ingin membawa kembali persoalan ini ke mahkamah partai yang sebelumnya mereka tuding tidak netral dan menjadi dasar gugatan Agung Cs ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” tandas Anggota Komisi Hukum DPR RI ini.

“Saya pribadi berpandangan, jalur penyelesaian perselisihan melalui Mahkamah Partai adalah pilihan yang sudah terlambat,” lanjut Bambang sembari menegaskan, hal ini mengingat Mahkamah Partai sudah pernah mengeluarkan rekomendasi pada Desember 2014 yang lalu.

“Saya sendiri sudah bisa mempridiksi, siapa pun yang dikalahkan di Mahkamah Partai nanti, pasti akan menuding Mahkamah Partai tersebut tidak netral. Karena ketuanya adalah Prof Muladi yang mendukung Munas Bali,” tutur pengurus DPP Golkar hasil munas Bali (kubu ARB) ini.

“Jadi, pasti kusut lagi. Menurut saya Lebih baik perselisihan ini dituntaskan di pengadilan. Toh, hanya tinggal beberapa minggu lagi saja. Kalau kubu Ancol merasa paling benar, kenapa takut membuka kebenaran pengadilan?” ungkap Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Sebelumnya, Pengurus DPP Partai Golkar versi Musyawarah Nasional (Munas) Ancol Jakarta yang dipimpin Agung Laksono telah mengajukan permohonan gugatan sengketa kepengurusan partai ke Mahkamah Partai Golkar (MPG). Permohonan itu diajukan setelah ada keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang tidak menerima gugatan yang mereka.

“Permohonan ke Mahkamah Partai sudah diberikan Jumat, 6 Februari. Tim Penyelamat Partai Golkar melalui kuasa hukum telah menyampaikan permohonan gugatan,” jelas Wakil Sekjen DPP Golkar versi Munas Ancol, Lamhot Sinaga, dalam keterangan persnya, Senin (9/2).

Ia pun berharap MPG dapat segera menggelar sidang agar penyelesaian perselisihan internal Golkar dapat segera terealisasi. Menurutnya, selama ini upaya islah melalui perundinhan belum membuahkan hasil, meski telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama. “Oleh karena itu mekanisme melalui Mahkamah Partai ini merupakan upaya yang paling tepat,” kata Politisi Golkar kubu Agung Laksono ini.

Sebagaimana diketahui, kubu Agung Laksono telah menggugat pengurus kubu ARB melalui PN Jakpus. Gugatan tersebut bernomor 579/PDT.G.2014/PN.JKT.PST tertanggal 5 Desember 2014. Gugatan itu ditujukan kepada Aburizal Bakrie (tergugat I), Idrus Marham (tergugat II), Fadel Muhammad (tergugat III), Nurdin Halid (tertugat IV) dan Ahmadi Noor Supit (tergugat V) di PN Jakpus. Dalam putusannya, PN Jakpus menyatakan bahwa gugatan kubu Agung Laksono niet onvankelijk atau tidak dapat diterima karena alasan prosedural yang belum dilakukan. (Ars)

Related posts