Rabu, 22 Maret 23

Kubu Agung: Akbar Hanya Perkeruh Suasana

Kubu Agung: Akbar Hanya Perkeruh Suasana

Jakarta, Obsessionnews – Ditengah memanasnya konflik di internal Partai Golkar, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengusulkan untuk menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) sebagai jalan alternatif menyelesaikan konflik.

Namun, menurut ‎Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono, Leo Nababan menilai, usulan yang disampaikan oleh Akbar bukan bagian dari solusi yang solutif, melainkan hanya akan memperkeruh suasana. Sebab, kedua kubu antara Agung, dan Aburizal Bakrie masih yakin konflik bisa diselesaikan melalui pengadilan.

“Sabar dulu lah Bang Akbar! Mari kita patuhi dulu azaz hukum yang masih berlaku, jangan memperkeruh suasana,” ujar Leo di Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Tanpa mau mengurangi rasa hormatnya kepada politisi senior di Partai Golkar itu, Leo meminta kepada Akbar agar tidak selalu merasa menjadi pihak yang paling bisa dan mampu untuk menyelesaikan segala persoalan di Golkar. Menurutnya, dinamika politik yang terjadi selalu berubah setiap jamannya.

Lagipula, lanjut Leo dalam daftar Kepengurusan Partai Golkar yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM, nama Akbar sudah tidak lagi tercatat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Jabatan tersebut sudah diganti oleh Siswono Yudhohusodo. Karena itu, kata tidak perlu Akbar mengusulkan Munaslub Partai Golkar.

“Bang Akbar posisinya sudah sebagai anggota biasa, dia tidak punya legal standing untuk mengusulkan itu, karena jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Partai sudah diganti,” jelasnya.

Ia menegaskan, sesuai dengan Keputusan Menkumham, Kepengurusan Partai Golkar yang sah adalah di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Kemudian Mahkamah Partai juga sudah mengamanatkan Munas Partai Golkar selanjutkan akan diselenggarakan selambat-lambatnya bulan Oktober 2016.

“Jadi Bang Akbar tidak perlu repot-repot mengusulkan Munaslub, bila perlu besok Munas 2016 Bang Akbar kami undang untuk ikut pemilihan ketua umum,” jelasnya.

Sebelumnya Akbar dan elit Partai Golkar yang lain telah sepakat untuk mengadakan Munaslub gabungan pada bulan depan. Tujuannya, agar Partai Golkar bisa mengikuti Pilkada 2015. Akbar sendiri tidak yakin Konflik Partai Golkar bisa diselesaikan melalui jalur pengadilan. Sementara, waktu pendaftaran Pilkada sudah semakin dekat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.