Jumat, 29 Oktober 21

Kritik untuk SBY dan Demokrat soal Perppu Ormas

Kritik untuk SBY dan Demokrat soal Perppu Ormas

Surat Pembaca:

SBY dan POLITISI DEMOKRAT¬† Tidak Paham PARLIAMENTARY PROCEEDINGS….!!!

Dalam sistem Parliamentary Proceeding tidak begitu, SBY dan kader Demokrat di DPR kebalik.

1). Setiap PERPPU yg di perdebatkan di DPR, semua BAB, PASAL, kalimat, provisions dan clauses nya sudah ada dan sudah jadi lengkap ( completed draft) berupa PERPPU..

2). Ketika PERPPU itu di perdebatkan di DPR/ Parliament, kalau tidak setuju bisa saja minta di revisi baik itu BAB, PASAL, kalimat, isi provisions atau clause yg tidak di setujui. Itu biasa dalam parliamentary debates.

3). Tetapi pada saat VOTING, yang divoting itu PERPPU yg sudah ada dan sudah jadi ( as is) apa adanya saat itu , bukan PERPPU yang akan di revisi atau mau di revisi oleh pemerintah, meski pemerintah telah setuju akan merevisinya di kemudian hari.

3). Jadi posisi Demokrat di Parliament/ DPR itu kebalik. Mestinya MENOLAK PERPPU itu dulu saat VOTING itu di lakukan, sebab yg di VOTING itu PERPPU yg ada saat itu ( as is) apa adanya.

Baru kalau pemerintah telah mengajukan PERPPU yg di revisi ( REVISED VERSION PERPPU) di kemudian hari, dan ada VOTING lagi di DPR, Demokrat bisa menyetujuinya.

Saat ini mestinya menolak dulu untuk memaksa pemerintah melakukan REVISI yg di kehendaki DEMOKRAT. Bukan kebalik…!!!

4). Hey PARA POLITISI DEMOKRAT dan Pak SBY….? Mana ada VOTING di Parliament untuk menyetujui RUU yang akan di REVISI…???

Mana ada…???

Itu gaya dan model parliamentary proceedings ngaco dalam DEMOCRACY yang mana yang kalian ikuti…?

Orang Demokrat jangan sok pinter tapi faktanya bodoh…!!!. Mestinya dalam VOTING itu menolak dulu, tahu…????

Setelah REVISED VERSION dari PERPPU itu di terbitkan oleh pemerintah dan di VOTING lagi di DPR, Demokrat baru SETUJU…!!! Ngeblek..!!!

Chris Komari
Mantan Anggota CITY COUNCIL ( 2002 – 2008)
Kota Bay Point, California, USA.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.