Minggu, 24 Oktober 21

Krisis Finansial, Liga Perancis Terancam Bangkrut

Krisis Finansial, Liga Perancis Terancam Bangkrut
* Liga Perancis. (Foto: Getty)

Ligue de Football Professionnel (LFP) selaku operator kompetisi sepakbola Prancis telah meminta paket penyelamatan jutaan euro untuk meringankan krisis keuangan yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Kolapsnya kesepakatan hak siar Ligue 1 telah menimbulkan keraguan akan masa depan keberlangsungan liga Perancis.

Menurut LFP, gangguan dan pembatasan yang diberlakukan pada sepakbola Perancis akibat COVID-19 telah menyebabkan penurunan pendapatan yang sangat besar.

Dalam pertemuan yang diadakan pada Selasa (9/2/2021), LFP memutuskan untuk bertemu dengan perwakilan pemerintah guna menjajaki opsi untuk meningkatkan pembiayaan dan untuk menyusun “rencana dukungan darurat”.

“Dewan Direksi LFP bertemu hari ini untuk melihat situasi keuangan sepakbola profesional untuk musim 2020/21 menyusul kesepakatan yang dibuat dengan Canal + Kamis lalu tentang hak audiovisual,” kata pernyataan dari LFP.

“Dalam hal pendapatan keseluruhan, pendapatannya €759,1 juta, bukan €1,307,1 juta yang dianggarkan oleh klub untuk tahun keuangan 2020/21.”

“Sampai saat ini, kerugian sudah mencapai lebih dari €1 miliar [tidak termasuk dampak bursa transfer] jika kami menambahkan konsekuensi dari pertandingan secara tertutup.”

LFP pada gilirannya meminta pertemuan dengan Kementerian Ekonomi, Keuangan dan Pemulihan Prancis, dan Kementerian Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga, meski pun bersikeras bahwa mereka tidak akan meminta negara untuk menutupi kerugian atas hilangnya pendapatan dari hak siar televisi.

Seperti kebanyakan liga di Eropa dan di seluruh dunia, Ligue 1 dan seluruh piramida sepakbola Prancis telah sangat terpengaruh oleh pandemi virus corona selama 12 bulan terakhir.

LFP mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan musim 2019/20 setelah menangguhkan aktivitas pada Maret lalu, membuat sebagian besar klub Prancis tidak aktif hingga awal musim ini.

Masalah semakin parah setelah kesepakatan televisi yang sejatinya menguntungkan dengan Mediapro kolaps pada Desember lalu, membuat Ligue 1 kini tidak memiliki mitra siaran domestik.

Kesepakatan jangka pendek dengan Canal + telah ditandatangani hingga akhir 2020/21, tetapi liga diperkirakan kehilangan 49 persen dari pendapatan televisi untuk musim ini. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.