Senin, 27 September 21

KRI Soeharso Ikut Sukseskan HPN 2016

KRI Soeharso Ikut Sukseskan HPN 2016

Surabaya, Obsessionnews Salah satu kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2016 mendatang, pelayaran dari Surabaya menuju Lombok, menggunakan KRI Soeharso dengan nomor lambung 990.

Pelayaran yang diikuti perwakilan dari PWI seluruh In, yang akan berlayar dari tanggal 4 hingga 6 Februari dan diikuti perwakilan dari PWI seluruh Indonesia.

“Dalam pelayaran nanti, berbagai kegiatan akan dilakukan di atas kapal KRI Soeharso seperti seminar dan berbagai pelatihan,” ujar Panitia HPN 2016, Chelsia, ketika berkunjung ke KRI Soeharso di Pangkalan Ujung Surabaya, Selasa, (24/11).

Baca juga:

TNI AL Dukung HPN 2015. Adakan Sail Journalist

Preslp, SCTV: Pers Indonesia Juga Harus Revolusi Mental

TNI AL Berikan Rudal ke Ketum PWI

Lombok Resmi Tuan Rumah HPN 2016

Kunjungan Panitia Pusat HPN 2016 dan Pengurus PWI Pusat yang terdiri dari Kiki Iswara, Agus Yuli, Pro Suprapto, M Nasir, Jayanto Arus Adi, Chelsia, dan Dar Edi Yoga ke KRI Soeharso diterima secara langsung oleh Asisten Operasi Panglima Armatim, Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah, Asiten Intelijen Pangarmatim Kolonel Laut (T) Yanuar AL, Dansat Kapal Bantu Kolonel Laut (P) Fadelan, Dan KRI Soeharso Letkol Laut (P) Ashari alamsyah, Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.

“Apapun bisa dilakukan di atas KRI Soeharso, apalagi untuk kegiatan bakti sosial, karena KRI Soeharso merupakan kapal rumah sakit milik TNI-AL yang setara dengan Rumah Sakit Type B,” jelas Asops Pangarmatim Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah.

Ketua Panitia HPN 2016 Bidang Bakti Sosial M Nasir menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan HPN di Lombok akan diselenggarakan bakti sosial berupa Operasi Mata Katarak di Bima dan Mataram, operasi bibir sumbing, dan juga sunatan masal.

“Kami berharap KRI Soeharso juga dapat mengambil peran dalam bakti sosial bagi masyarakat NTB,” harap M Nasir yang juga Director of Kompas Humanitarian Fund.

KRI dr Suharso-990 semula bernama KRI Tanjung Dalpele-572, yang lalu diubah menjadi kapal rumah sakit. Kapal ini merupakan kapal kelas Landing Platform Dock sepanjang 122 meter berbobot mati sekitar 11.000 ton yang geladak apronnya mampu menampung tiga helikopter ringan dan sudah digunakan berbagai kegiatan kemanusiaan keliling nusantara. (rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.