Jumat, 30 Oktober 20

KPU Ungkap Alasan Logo Parpol Baru Tak Ada Dalam Surat Suara Pilpres 2019

KPU Ungkap Alasan Logo Parpol Baru Tak Ada Dalam Surat Suara Pilpres 2019
* Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan alasan mengapa logo partai politik (parpol) baru tak masuk dalam surat suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Arief, karena hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang Pemilu No 7/2017 dan rancangan Peraturan KPU (PKPU).

Arief menegaskan, berdasarkan UU tersebut desain surat suara hanya meliputi nama calon, foto calon, nomor urut calon, dan logo partai politik pengusung. Maka jelas Arief, hanya parpol pengusung calon presiden dan calon wakil presiden yang berhak dicantumkan logo partainya dalam surat suara.

“Jadi di UU itu menyebutkan eksplisit. Desain surat suara itu berisi nomor urut, foto calon, nama termasuk logo partai pengusung,” tegas Arief menanggapi pertanyaan wartawan di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

“Jelas di situ (UU), siapa yang bisa masuk kategori partai pengusung maka dicantumkan,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan, dalam UU hanya disebut partai politik yang mengusulkan capres dan cawapres yang logonya dicantumkan dalam surat suara. Adapun, pada UU Pemilu juga tidak menyebutkan partai politik baru atau partai politik lama.

“Bukan masalah partai baru atau tidak, tapi dia (parpol) mengusulkan atau tidak. Rujukannya di Pasal 222 UU Pemilu,” ujar Hasyim.

Mengacu pada UU tersebut, KPU tak memasukkan logo partai baru dalam surat suara, meski ikut mendukung capres dan cawapres tertentu. “Kami mengacu UU. Partai baru kan belum punya suara. Jadi belum bisa dimasukkan dalam surat suara,” terang Hasyim. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.