Sabtu, 18 September 21

KPU Tidak Terbebani dengan Audit BPK

KPU Tidak Terbebani dengan Audit BPK

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik menerima permintaan Komisi II DPR RI untuk merampungkan laporan pertanggungjawaban keuangan KPU tahun 2013-2014 guna mencocokkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang penggunaan anggaran KPU.

Dengan adanya audit BPK, setidaknya pekerjaan KPU menjadi bertambah. Sebab, KPU juga harus mempersiapkan pelaksanaan Pilkada serentak pada Desember 2015. Namun, Husni mengaku tidak terbebani dengan adanya audit tersebut, yang memang sudah menjadi kewenangan BPK.

‎”Oh nggak, ini tugas biasa, dalam rangka menyelesaikan pertanggungjawaban Pemilu 2014 lalu. Ini tugas biasa‎,” ujar Husni usai melakukan rapat kerja dengan Komisi II DPR, Senin (22/6/2015).

Selain itu, Husni juga tidak mau berburuk sangka, bila audit BPK yang sebelumnya diusulkan oleh Komisi II, tujuannya untuk melemahkan KPU dalam rangka menyiapkan Pilkada serentak. Husni yakin, DPR tidak memiliki niat buruk untuk menjatuhkan kredibilitas KPU. Pasalnya, dengan dengan adanya audit BPK, sebagian anggota DPR meminta KPU menunda pelaksaan Pilkada.

‎”Kalau kita ini dalam rangka bulan puasa tidak boleh suudzon. Kita harus husnuzan artinya adalah kita harus berpikir positif dengan apa yang dilakukan saat ini, semua untuk kepentingan berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Menurut Husni, pelaksana Pilkada dan ‎menyiapkan laporan keuangan Pemilu, memang sudah menjadi tanggung jawab KPU. Untuk itu, ia bersama komisioner KPU akan bekerja sesuai tugas dan fungsinya. “Tugas kami ada dua, yang pertama menjalankan tahapan Pilkada. Kedua, menindaklanjuti temuan BPK. Tidak ada hubungan antara keduanya,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi II memberikan waktu 10 hari kepada KPU untuk menyelesaikan laporan keuangan Pemilu 2013-2014. Sebab, dalam audit BPK ditemukan kerugian negara sebesar Rp 334 miliar. Husni pun mengaku siap dan menyanggupi permintaan Komisi II DPR. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.