Kamis, 23 Januari 20

KPU Sortir Surat Suara Rusak dari TPS Tambahan

KPU Sortir Surat Suara Rusak dari TPS Tambahan
* Komisioner KPU RI Ilham Saputra. (foto: IDN Times)

Jakarta, Obsessionnews.com Menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang jatuh pada Rabu (17/4/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai disibukkan oleh pendistribusian logistik pemilu.

 

Baca juga:

Sebar Hoax Server KPU Disetting, Pendukung Prabowo ditangkap Polisi

KPU Laporkan Tiga Akun ke Bareskrim

Dituduh Menangkan Salah Satu Paslon, KPU Tempuh Jalur Hukum

 

Jajaran KPU di tingkat kabupaten, mulai mendistribusikan segala kebutuhan logistik Pemilu 2019 ke tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Selasa (9/4). Berbagai logistik yang didistribusikan, meliputi kotak suara, surat suara dan berbagai kebutuhan logistik pemilu seperti tinta dan alat tulis lainnya.

Terkait logistik, KPU mengaku sudah menyiapkan. Selain itu KPU juga menyediakan surat suara hasil dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan dari rekapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah direkam.

“Kita akan segera berkoodinasi dengan penyedia untuk menyiapkan segala sesuatu terkait dengan TPS tambahan,” ujar Komisioner KPU RI Ilham Saputra di Jakarta, Rabu (10/4).

Berdasarkan data sortir KPU yang berkoordinasi dengan kab kota, yang bersangkutan sudah melaporkan kerusakan surat suaranya, ada data yang menurut KPU kurang wajar. Dalam artian, kata Ilham, mereka mengumumkan hasilnya ada sekitar 30 persen dari surat suara yang diterima. Untuk itu KPU akan mengecek lagi apa mereka sudah cek berdasarkan surat edaran yang KPU terima.

“Jadi ada standar sortir kita, ada standar rejecet, ada standar yang ditolerir kita, ada kesalahan penghitungan yang dilakukan oleh pihak KPU kab kota yang dikoordinir provinsi,” beber pria berdarah Aceh ini.

Sehingga KPU masih terima laporannya, ada yang tadinya 30 persen menjadi tinggal 2 persen. “Ini jangan sampai kita ganti surat suara dengan laporan pertama  dan laporan itu salah. Sehingga kita cek lagi. Kita harap laporan masuk tanggal 12 sampai semua di kab kota,” pungkas pria berkepala plontos ini. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.